Solo Berencana KBM Tatap Muka, Satgas Pesan 'Pastikan Seluruh Kondisi Memungkinkan

"Jika terjadi indikasi tidak aman, peningkatan risiko maka satuan pendidikan wajib ditutup selain itu aspek-aspek perizinan dari pemda, atau kanwil, kesiapan daerah sertah sekolah dan perizinan dari orang tua harus dipertimbangkan," ungkap Wiku.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Solo Berencana KBM Tatap Muka, Satgas Pesan 'Pastikan Seluruh Kondisi Memungkinkan
Ilustrasi Anak Sekolah. ©2014 Merdeka.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sedang mempersiapkan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah meskipun pandemi Covid–19 belum berakhir. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan belajar tatap muka secara keseluruhan dari PAUD, SD, hingga SMP di Kota Solo tetap akan dimulai 2 Januari 2021.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan sebelum kebijakan itu diberlakukan pihak pemda dan sekolah harus bisa memenuhi persyaratan yan ditetapkan salah satunya prakondisi.

"Memastikan bahwa seluruh kondisinya memungkinkan, masyarakat siap, fasilitas kesehatannya juga sudah siap, kasus positif di daerah itu juga sudah mulai menurun dan zonanya aman," kata Wiku dalam siaran teleconference di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (27/10).

Selanjutnya, kata Wiku, waktu yang tepat kapan sekolah tersebut bisa dibuka. Kemudian selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar betul-betul didukung oleh semua pihak.

"Jika terjadi indikasi tidak aman, peningkatan risiko maka satuan pendidikan wajib ditutup selain itu aspek-aspek perizinan dari pemda, atau kanwil, kesiapan daerah sertah sekolah dan perizinan dari orang tua harus dipertimbangkan," ungkap Wiku.

Wiku menambahkan, saat ini sekolah tatap muka baru diperbolehkan untuk daerah berzona kuning dan hijau. Pihak Kemendikbud juga sebelumnya sudah menjelaskan kapan dan syarat serta ketentuan KBM boleh dilaksanakan.

"Kami mengimbau menunggu Kemendikbud untuk terkait pelaksanaan KBM semua pasti terkait dengan progress penanganan kasus nasional dan daerah," jelas Wiku.

Sebelumnya diketahui pemerintah kota Solo akan melakukan uji swab bagi ratusan siswa kelas IX dan guru yang akan memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada November 2020. Tiga sekolah yang sudah melakukan simulasi KBM tatap muka, yakni SMP Negeri 4, SMP Al-Azhar Syifa Budi dan MTsN 1 Solo direncanakan segera memulai aktivitas belajar siswa.

"Nanti tanggal 2 November bapak/ibu guru di-swab dulu. Setelah itu baru muridnya yang mau sekolah juga di-swab," ujar Kali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Selasa (27/10).

Rekomendasi