Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Sewon, Bantul bekerjasama dengan Pemkot Yogyakarta menggelar acara akad nikah unik untuk tiga pasangan pengantin, Minggu (25/10). Ketiga pasangan pengantin ini mengucapkan ijab kabul di tempat yang berbeda yaitu di atas kapal, di atas bendungan dan di atas mobil penyapu jalan milik Pemkot Yogyakarta.
Ketua Panitia, Ryan Budi Nuryanto mengatakan, jika nikah bareng tiga pasangan pengantin ini sengaja digelar untuk memeringati Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada 28 Oktober mendatang. Selain itu nikah bareng juga bersamaan momentumnya dengan perayaan HUT Kota Yogyakarta ke 264.
Ryan menerangkan acara nikah bareng sengaja digelar di Dermaga Cinta Kaku Gajah Wong yang merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Yogyakarta. Dia menuturkan selain turut mengkampanyekan protokol kesehatan Covid-19, acara nikah bareng ini juga sekaligus untuk membangkitkan perekonomian di destinasi wisata.
Bagian lain yang unik dari nikah bareng ini adalah maharnya. Ketiga pengantin ini menikah dengan mahar berupa seperangkat alat salat, masker sebanyak 28 buah sebagai perlambang Sumpah Pemuda dan sapu lidi. Sapu lidi ini menjadi perlambang dari reresik bumi Yogyakarta dari Covid-19.
"Hari ini ada tiga pasangan pengantin di acara nikah bareng. Ketiganya menikah dengan mahar unik. Selain itu tempat melangsungkan ijab kabulnya juga unik yaitu di atas perahu di Sungai Gajah Wong, di atas bendungan dan satu lagi di atas mobil pembersih sampah," kata Ryan, Minggu (25/10).
Ryan merinci jika tiga pasangan yang hari ini menikah adalah Divya Merlinda (22) warga Umbulharjo dan Angga Nur Nugroho (26) warga Mlati. Keduanya melangsungkan ijab kabul di atas jembatan Bendung Lepen Kali Gajahwong.
Setelahnya ada pasangan Suwaryanti (48) warga Gedongtengen dan Fajar Novianto (47) warga Gondokusuman yang menikah di atas kapal yang mengapung di atas Sungai Gajah Wong.
Sementara itu pasangan terakhir adalah pasangan Suswanti (39) warga Kraton dan suaminya Paul Wijaya Panjaitan (37) warga Mantrijeron, keduanya menikah di atas mobil penyapu jalan milik Pemkot Yogyakarta.
Ryan menerangkan sebelum melaksanakan ijab kabul, ketiga pasangan ini sempat pula membagikan masker ke warga sekitar dan wisatawan yang hadir. Pembagian masker, sambung Ryan, menjadi bagian dari sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 dan ajakan kepada masyarakat untuk selalu bermasker saat berada di luar rumah.