Kasus John Kei Cs Masuk Pemberkasan

Polisi telah menyusun berkas perkara milik John Refra alias John Kei Cs terkait kasus penyerangan terhadap pamannya yakni Agrapinus Rumatora alias Nus Kei Cs. Nantinya, berkas tersebut akan dikirim ke pihak Kejaksaan.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kasus John Kei Cs Masuk Pemberkasan
john kei ditangkap polisi. ©2020 Merdeka.com/istimewa

Polisi telah menyusun berkas perkara milik John Refra alias John Kei Cs terkait kasus penyerangan terhadap pamannya yakni Agrapinus Rumatora alias Nus Kei Cs. Nantinya, berkas tersebut akan dikirim ke pihak Kejaksaan.

"Untuk kasus John Kei sudah mulai dilakukan pemberkasan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jakarta, Rabu (15/7).

Selain itu, untuk pemeriksaan saksi dalam kasus tersebut dinilai sudah cukup dilakukan oleh penyidik.

"Iya sudah cukup lah (pemeriksaan saksi). Kan sudah rekonstruksi juga," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya tetap masih melakukan pengejaran terhadap delapan orang lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Iya masih dikejar (8 DPO). Masih kita lakukan pengejaran," ucapnya.

Kronologi

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membeberkan kronologi penyerangan dan pembacokan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan di Jalan Kresek Raya, perempatan ABC, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 30 Orang diamankan termasuk John Kei.

Kasus ini berawal pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan oleh kelompok John Kei berjumlah 5-7 orang terhadap kelompok Nus Kei di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"1 Meninggal yaitu EN meninggal karena luka bacok di beberapa tempat. Dan 1 lagi putus jari tangan 4 jari berinisial AR," kata Nana di Polda Metro, Senin (22/6).

Nana melanjutkan, di hari sama, sekitar pukul 12.25 WIB, 15 orang tak dikenal dengan empat mobil diduga kelompok John Kei mendatangi satu rumah di perumahan Green Lake Kluster Australi. Mereka datang ke sana mencari pemilik rumah Nus Kei.

"Yang bersangkutan tak ada, ada istri dan anak-anak. Istri dan anak berusaha meninggalkan rumah, dan terjadi pengerusakan pintu, ruang tamu dan kamar. Lalu merusak kendaraan duit unit roda empat milik Nus Kei dan satu mobil milik tetangga yaitu Tomi," katanya.

Rekomendasi