Rian Ernest: Verifikasi Penting Untuk Mengecek Keabsahan Dukungan

Sebagai satu-satunya calon independen di Batam, proses verifikasi adalah tahapan yang harus dihadapi oleh Kandidat Independen dalam Pilkada. Rian menjelaskan, justru temuan itu menegaskan pentingnya verifikasi dilakukan oleh KPUD.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Rian Ernest: Verifikasi Penting Untuk Mengecek Keabsahan Dukungan
Pasangan Pilkada Kota Batam Rian Ernest-Yusiani. ©2020 Merdeka.com

Pilwako Kota Batam memasuki babak baru, KPUD mulai melakukan verifikasi data dukungan pasangan independen Rian Ernest- Yusiani pekan ini. Ditemukan beberapa data tidak valid dan warga yang merasa tidak mendukung pasangan tersebut.

Rian Ernest mengatakan, sudah mendapatkan informasi yang beredar mengenai adanya warga yang tidak merasa memberikan dukungan kepadanya. Untuk itu, dia tengah melakukan verifikasi internal terkait temuan tersebut.

"Kami sedang menelusuri fakta dan melakukan verifikasi internal, tentu yang bersangkutan juga bisa mendatangi Posko pemenangan Batam Baru jika ada hal yang dirasakan tidak sesuai," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/7).

Dia menegaskan, komitmen pasangannya terhadap proses demokrasi dan verifikasi yang sedang berlangsung.

"Komitmen saya dan Kak Yos adalah untuk menjalani seluruh tahapan Pilkada ini dengan jujur, dan berpegang pada aturan yang berlaku," terangnya.

Sebagai satu-satunya calon independen di Batam, proses verifikasi adalah tahapan yang harus dihadapi oleh Kandidat Independen dalam Pilkada. Rian menjelaskan, justru temuan itu menegaskan pentingnya verifikasi dilakukan oleh KPUD.

"Inilah tujuan dari verifikasi faktual. Ini menjadi tahapan yang penting bagi penyelenggara pemilihan, dan juga penting bagi kami. Karena ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperbaiki data pendukung kepada mereka yang benar-benar mendukung ide perubahan yang terkandung dalam Batam Baru," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, anggota KPUD Kota Batam, William Seipatiratu menerangkan, pihaknya tidak menampik adanya sejumlah warga yang mengaku tidak pernah memberikan dukungan pada pasangan itu, tapi KTP nya tercantum.

"Cukup banyak, tapi belum bisa kami rincikan, karena verifikasi ini masih berlangsung," katanya.

Namun, dia memastikan, jika ada data yang tidak valid pasti akan dicoret sesuai mekanisme yang berlaku. "Kalau benar tak pernah beri dukungan, maka isi formulir maka dukungannya akan dicoret," pungkasnya.

Rekomendasi