Kedapatan Simpan Senpi, Anak Buah John Kei Kembali Ditangkap Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan JR berdasarkan informasi jika yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus penyerangan dan pembacokan terhadap anak buah Nus Kei di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Minggu (12/6).

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kedapatan Simpan Senpi, Anak Buah John Kei Kembali Ditangkap Polisi
john kei ditangkap polisi. ©2020 Merdeka.com/istimewa

Polisi kembali menangkap satu anggota kelompok John Refra Kei alias John Kei, yang kedapatan memiliki senjata api (senpi). Satu orang yang ditangkap itu berinisial JR.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan JR berdasarkan informasi jika yang bersangkutan diduga terlibat dalam kasus penyerangan dan pembacokan terhadap anak buah Nus Kei di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Minggu (12/6).

"Berdasarkan hasil keterangan korban, ada satu inisial JR. Menurut keterangan saksi, JR ikut. Sehingga petugas mengamankan JR di kediamannya, tetapi setelah di konfrontasi JR enggak terlibat ikut penyerangan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (25/6).

Meski begitu, polisi telah membuat Laporan Polisi (LP) baru terkait kepemilikan senjata api yang didapat hasil penggeledahan terhadap JR.

"Karena ada senjata api ini kita buatkan LP sendiri. Sekarang yang bersangkutan sudah kita lakukan pemeriksaan termasuk senjata api yang ada," ungkap Yusri.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membeberkan kronologi penyerangan dan pembacokan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan di Jalan Kresek Raya, perempatan ABC, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 30 Orang diamankan termasuk John Kei.

Kasus ini berawal pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan oleh kelompok John Kei berjumlah 5-7 orang terhadap kelompok Nus Kei di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"1 Meninggal yaitu EN meninggal karena luka bacok di beberapa tempat. Dan 1 lagi putus jari tangan 4 jari berinisial AR," kata Nana di Polda Metro, Senin (22/6).

Nana melanjutkan, di hari sama, sekitar pukul 12.25 WIB, 15 orang tak dikenal dengan empat mobil diduga kelompok John Kei mendatangi satu rumah di perumahan Green Lake Kluster Australi. Mereka datang ke sana mencari pemilik rumah Nus Kei.

"Yang bersangkutan tak ada, ada istri dan anak-anak. Istri dan anak berusaha meninggalkan rumah, dan terjadi pengerusakan pintu, ruang tamu dan kamar. Lalu merusak kendaraan duit unit roda empat milik Nus Kei dan satu mobil milik tetangga yaitu Tomi," katanya.

Rekomendasi