Polisi masih mendalami kasus penemuan potongan kaki di Setu Pengarengan Depok. Potongan kaki itu sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
"Saat ini potongan kaki tersebut kita bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dianalisis," kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Selasa (9/6).
Polisi belum bisa memastikan potongan kaki itu adalah korban mutilasi. Karena saat ini masih menunggu hasil forensik.
"Apakah ini bagian dari kesengajaan dipotong atau dari kecelakaan atau dari penyebab yang lain. Dan tentunya sambil proses itu berjalan petugas dari penyelidik kepolisian khususnya satreskrim polres metro depok bersama polsek sukmaja mencari bahan keterangan yang lain," ucapnya.
Penyidik belum dapat menyimpulkan potongan kaki itu milik wanita atau pria. Namun polisi menemukan ciri fisik yang ada. Misalnya ditemukan kuteks.
"Ini biasanya dikenakan oleh perempuan tapi terkadang laki-laki juga menggunakan kuteks. Tapi sementara ini keterangan mendekati ke arah perempuan," paparnya.
Sejauh ini tidak ada ciri khusus di potongan kaki tersebut. Namun di kaki tersebut ditemukan luka lebam mayat.
"Ada kita temukan lebam ya tetapi itu bisa jadi lebam mayat, atau luka yang disebabkan bisa sebelum meninggal bisa jadi setelah meninggalnya kita belum tahu, tetapi sekali lagi analisa demikian tidak bisa saya sampaikan karena ini ahlinya forensik," ucapnya.
Penyidik meminta masyarakat melapor jika ada yang kehilangan anggota keluarga.
"Kemudian mengumumkan kepada media untuk menyampaikan kepada masyarakat siapa tahu ada yang merasa kehilangan keluarganya."