Sebanyak 13 orang warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu positif Covid-19. Belasan warga itu dipastikan positif setelah dilakukan proses tracing yang ditindaklanjuti dengan rapid test dan swab test.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu menjelaskan hasil tes swab telah diterima dari 14 pasien positif Covid-19 pada Senin (1/6). Rinciannya, 13 orang berasal dari satu desa, yakni Desa Giripurno, sementara satu orang dari Desa Beji, Kecamatan Beji.
"Ya benar. Ada penambahan pasien konfirm 14 orang, 13 orang dari Desa Giripurno dan 1 orang dari Desa Beji," jelas Muhammad Chori, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Selasa (2/6).
Desa Giripurno sendiri sudah dilakukan karantina lokal guna memutus rantai penyebaran Covid-19 hingga sekarang. Warga yang memiliki riwayat kontak erat juga telah menjalani rapid dan swab test.
"Kebetulan hasil rapid test yang dilakukan secara massal tanggal 22 Mei 2020 dan swab test tanggal 26 Mei 2020 dan hasilnya keluar hari ini dinyatakan positif Civid-19," jelasnya.
Sementara itu, dua dari 13 orang yang dinyatakan positif telah meninggal dunia dan salah satunya dikebumikan Senin (1/6) malam. Proses pemakaman tentunya melalui protokol Covid-19. "Pasien konfirm yang meninggal dunia 2 orang, semua dari Desa Giripurno," tegasnya.
Jumlah penambahan sebanyak 13 orang tersebut membuat warga positif Covid-19 di Desa Giripurno menjadi 17 orang. Jumlah tersebut dinilai yang tertinggi di Desa/Kelurahan di Kota Batu.
Advertisement
Data Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menunjukkan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 28 Orang. Sebanyak 8 orang masih menjalani perawatan dan 16 orang menjalani isolasi. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 3 Orang dan 2 meninggal dunia.
Terkait masa New Normal, Chori menyampaikan bahwa kesepakatan Pemda Malang Raya (Kota Batu, Malang dan Kabupaten Malang) masa transisi menuju new normal selama dua minggu.
Selama masa transisi menuju new normal dilakukan operasi pendisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19.