Bantuan Kemensos Belum Datang, Pemkot Bekasi Salurkan Paket Sembako Pakai APBD

"Coba kalau nunggu Bulog terus sampe sekarang (tidak datang bantuan) bisa digorok rakyat kita. Sudah rakyat lapar kita terapkan PSBB, Alhamdulilah kan kita ambil distribusi lain," kata Rahmat Effendi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bantuan Kemensos Belum Datang, Pemkot Bekasi Salurkan Paket Sembako Pakai APBD
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. ©2015 Merdeka.com

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat telah menyalurkan bantuan sosial sebanyak 120 ribu dari 150 ribu paket sembako dibagikan kepada masyarakat miskin di wilayah setempat. Sementara, bantuan dari Kementerian Sosial belum ada sama sekali.

"Hari ini penyaluran tahap ke enam (20.000), besok tinggal 30.000 an selesai," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi, Rabu (29/4).

Paket sembako yang diberikan oleh Pemkot Bekasi nilainya tak lebih dari Rp200 ribu. Isinya beras, mi instan, sarden, vitamin, biskuit, dan minyak goreng. Nilai ini masih di bawah yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat Rp500 ribu dan Kementerian Sosial yang dijanjikan Presiden Joko Widodo Rp600 ribu.

"Nah ternyata 27.000 (paket) dari Pak Gubernur baru 4.000 di kantor pos, dari bulog-nya enggak dateng. Kepala Dinsos (Kota Bekasi) ke Kementerian Sosial belum jelas dapatnya berapa," kata dia.

Pemerintah daerah yang memiliki dana sendiri untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat, kata dia, bergerak lebih cepat ketimbang membeli barang dari Bulog.

"Coba kalau nunggu Bulog terus sampe sekarang (tidak datang bantuan) bisa digorok rakyat kita. Sudah rakyat lapar kita terapkan PSBB, Alhamdulillah kan kita ambil distribusi lain," kata dia.

Ketua Tim Terpadu Pengendalian Bansos Covid-19 Kota Bekasi, Taufik Hidayat mengatakan, bantuan dari Kementerian Sosial berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Jumlahnya sebanyak 106.138 KK yang telah ditetapkan melalui Kepmensos RI Nomor 19/huk/2020 tanggal 29 Januari 2020.

Mereka yang menerima terdaftar di PKH (program keluarga harapan), BPNT (Bantuan pangan nontunai, Kartu Sembako, KIS dan KIP. "Penerima bansos hanya bisa menerima salah satu dari beberapa jenis," kata Taufik.

Seorang ketua RT di Bekasi Jaya mengakui bahwa bantuan dari Kemensos belum ada sama sekali. Hasil pendataan pemegang kartu PKH, di sana ada 29 keluarga.

"Kalau dari Pemkot Bekasi sudah 80 persen, kalau dari Gubernur baru empat orang dikirim lewat ojek online, sedangkan dari Kemensos belum ada sama sekali," kata dia.

Rekomendasi