Antisipasi Lonjakan Pasien Corona, Jokowi Minta Mendagri Siapkan Gedung Pemerintah

Dia yakin dengan menggunakan gedung-gedung atau tempat pemerintahan dapat mencukupi.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Antisipasi Lonjakan Pasien Corona, Jokowi Minta Mendagri Siapkan Gedung Pemerintah
jokowi. ©2020 Merdeka.com/intan umbari prihatin

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menyiapkan gedung-gedung di setiap daerah untuk bisa dipakai pasien positif Corona (Covid-19). Gedung-gedung tersebut diperuntukkan untuk karantina atau isolasi jika di rumah sakit daerah tidak mencukupi.

"Saya juga sudah sampaikan Mendagri untuk menyiapkan gedung-gedung yang mungkin bisa dipakai untuk juga di untuk karantina, isolasi apabila rs tidak mencukupi," katanya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (20/3).

Dia yakin dengan menggunakan gedung-gedung atau tempat pemerintahan dapat mencukupi.

"Saya kira daerah mencukupi dan memiliki tempat-tempat diklat yang banyak. Saya rasa bisa dipakai," ungkap Jokowi.

Pemerintah Siapkan Wisma Atlet

Pemerintah telah menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran sebagai alternatif tempat isolasi pasien terjangkit Virus Corona. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Doni Monardo menjelaskan, wisma tersebut sudah bisa digunakan pada pekan depan, Senin (23/3).

"Khususnya untuk Wisma Atlet, tim gabungan telah melakukan survei ke Wisma Atlet di Kemayoran. Saat ini sudah ada 2 tower tidak lama lagi, hari Senin, sudah bisa berfungsi untuk sekitar 2000 tempat tidur," kata Doni usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo melalui teleconference di Jakarta, Kamis (19/3).

Doni menjelaskan terkait penyelenggara dari penanganan pasien di Wisma Atlet akan diserahkan oleh satuan TNI gabungan. Tentunya kata Doni, kualifikasinya dari bidang tenaga medis.

"Dari AD, AL, juga AU di bawah kendali dari Puskes TNI," kata Doni.

Kemudian, terkait pengelolaan Doni menjelaskan sudah diarahkan oleh Presiden Joko Widodo. Terkait rute pasien dan petugas sudah direncanakan.

"Supaya para petugas harus dalam posisi aman," lanjut Doni.

Rekomendasi