Empat orang tewas diseruduk truk bermuatan pasir bernomor polisi K 1376 LN di Samarinda, Kalimantan Timur, siang tadi. Penyebabnya, diduga kuat truk mengalami rem blong.
Peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 14.30 WITA. Truk diketahui datang dari arah turunan Jalan Otto Iskandardinata, menuju ke simpang empat Jalan Jelawat. Lalu lintas kendaraan saat itu cukup padat.
Keterangan saksi mata, meski melintas di turunan jalan, truk terlihat melaju kencang, hingga akhirnya menyeruduk pengendara motor di depannya hingga terlempar dan terlindas pemotor. Seketika, peristiwa itu membuat macet kendaraan di kedua jalur.
"Truk itu kelihatan laju dari atas. Begitu nabrak motor di depannya, kemudian banting ke kanan, nabrak motor lain di depannya," kata Ita, salah satu saksi mata di lokasi kejadian, ditemui merdeka.com, Kamis (30/1).
Setelah tabrakan, ada 2 motor dan 3 orang lainnya ikut jadi korban. Dua perempuan, terlihat tergeletak di jalan tidak bernyawa. Dua lainnya, seorang anak dan pria dewasa, terperosok di kolong truk.
Relawan kebencanaan di sekitar lokasi, bergegas mengantar 2 korban tewas wanita, ke kamar jenazah RSUD AW Syachranie. Berikutnya, usai berhasil mengeluarkan seorang pria dewasa di kolong truk, akhirnya juga dievakuasi ke rumah sakit yang sama.
"Nah, kalau korban anak meninggal di rumah sakit karena luka parah. Jadi, semua korban meninggal ada 4 orang," kata salah seorang relawan, Udi Rahman.
Dari identitas diperoleh, keempat korban itu adalah masing-masing Desi Nur (14), Tri Prihatin Ningsih (43) yang membonceng Brilian Gabriel (12), serta Awaluddin (43). "Jadi ada 3 motor yang terlibat kecelakaan dengan 4 korban jiwa ini," sebut Udi.
Pantauan merdeka.com di kamar jenazah, keempat korban meninggal yang terbujur kaku itu, mengalami luka parah di kepala, tangan, wajah dan juga kaki. Sementara, di lokasi kejadian, sopir yang nyaris diamuk massa, berhasil diamankan Satlantas Polresta Samarinda. Sementara, truk yang diduga mengalami rem blong, masih diamankan warga setempat.
"Benar, ada 4 korban. Satu anak, dan 3 orang dewasa. Kejadiannya truk dengan sepeda motor. Tapi, soal sebab kejadian, masih kami selidiki ya," kata Kanit Lakalantas Polresta Samarinda Ipda Henny Merdekawati, ditemui di kamar jenazah RSUD AW Syachranie.