Wapres Tinjau Dampak Banjir Banten, Kepala BNPB Lapor 9 Tewas, Ribuan Mengungsi

Sebagai informasi, Kunjungan Wapres Ma'ruf didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Wapres Tinjau Dampak Banjir Banten, Kepala BNPB Lapor 9 Tewas, Ribuan Mengungsi
Kepala BNPB Lapor Dampak Banjir Banten ke Wapres. ©2020 Merdeka.com

Wakil Presiden Indonesia Ma'ruf Amin, meninjau lokasi bekas banjir di Banten. Selama perjalanan, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo sempat memberi paparan terkait jumlah data korban bencana air bah di awal tahun lalu.

"Korban banjir dan tanah longsor yang terjadi pada awal Januari 2020 terbagi menjadi 4 kategori yaitu meninggal dunia sebanyak 9 orang, luka berat sebanyak 1 orang, luka ringan sebanyak 66 orang, dan hilang sebanyak 2 orang," kata Doni seperti dikutip dari siaran pers Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (30/1).

Selain itu, sebanyak 655 kepala keluarga dan 1.776 orang tersebar di 6 Pos Pengungsian.

Adapun data kerusakan, BNPB mencatat 1.110 rumah dengan kondisi rusak berat, 309 rumah rusak sedang dan 203 rumah rusak ringan.

"Yang mengalami kerusakan seperti TK, PAUD, SD serta SMP hingga Ponpes ada 41 unit yang mengalami rusak berat," lapor Doni kepada Wapres Ma'ruf.

Sebagai informasi, Kunjungan Wapres Ma'ruf didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo.

Sesampainya di Rangkas Bitung, Wapres Ma'ruf dan rombongan langsung disambut Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Dwi Jati Utomo, dan Kapolda Banten Irjen, Agung Sabar Santoso.

Titik tinjauan pertamanya adalah posko pengungsian di Dodiklatpur Rindam III Siliwangi. Menurut catatan, terdapat 359 jiwa yang kehilangan tempat tinggalnya akibat banjir bandang tersebut. Akibatnya mereka kini masih terpaksa bertahan di pos pengungsian.

Halaman
Rekomendasi