Mantan Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia maju di Pilkada Kalimantan Tengah (Kalteng) 2020. Wali Kota dua periode tersebut berharap dan optimistis mendapat dukungan dari PDIP, sebagai partai peroleh suara terbanyak di Pemilu Legislatif 2019 lalu.
Selain itu Riban mendapatkan dukungan dari salah satu tokoh masyarakat Dayak, Sabran Achmad. Sabran menilai, sosok Riban Satia mampu memberikan perubahan di Kalteng. Bahkan selama menjabat sebagai Wali Kota Palangka Raya, Riban bersih dari berbagai kasus, khususnya korupsi.
"Optimis melihat latar belakang pendidikan yang dimiliki akan mampu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang ada sekarang ini, di mana salah satu program kerja yang disiapkan Riban saat memimpin nantinya adalah, mewujudkan digitalisasi untuk mengejar kecepatan pembangunan teknologi yang semakin pesat," ujar Sabran kepada wartawan, Kamis (23/1).
Selama menjabat wali kota, Riban pernah meraih beberapa penghargaan. Di antaranya sebagai tokoh dan pejabat publik komunikatif dan kompeten pada 2012. Kemudian mendapat penghargaan di tahun 2016 dari Menteri Kesehatan RI atas kinerja daerah yang dipimpinnya.
Riban mengapresiasi mendapat dukungan dari Sabran Achmad. Riban memastikan akan mengedepankan peningkatan SDM di Kalimantan Tengah, guna meningkatkan daya saing terhadap para pendatang.
"Keinginan saya meningkatkan SDM Kalimantan Tengah, agar orang Dayak tidak tertinggal dari pendatang. Bukan hanya pendatang lokal tapi dari luar Indonesia," jelas Riban.
Riban menegaskan akan melanjutkan apa yang pernah dilakukan semasa menjabat wali kota, di mana orang Dayak harus maju, mandiri serta bermartabat. Salah satunya meningkatkan SDM, tanpa mengesampingkan infrastruktur.
Selama menjadi wali kota Palangka Raya, Riban yang menyandang gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Gadjah Mada ini juga telah membuat kerja sama dengan banyak perguruan tinggi terkenal di Indonesia seperti UI, UGM, UIN Jakarta, IPB dan UB Malang.
"Saya mengirim putra putri Kota Palangka Raya untuk sekolah di kampus tersebut," ungkap dia.