Insiden kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor 2 baru bisa padam setelah 2 jam. Akibat kebakaran tersebut, Pondok Gontor disebut mengalami kerugian hingga Rp150 juta.
"Setelah dua jam api bisa dipadamkan. Tidak ada korban jiwa," kata Kabid Ketertiban Umum, Ketentraman dan Kebakaran Satpol PP Pemkab Ponorogo, Siswanto, Selasa (21/1).
Menurutnya pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor 2 menderita kerugian hingga Rp150 juta. Karena yang hangus terbakar ada 2 ruangan.
"Kami hitung dan perkirakan total kerugian mencapai Rp150 juta," jelas Siswanto.
Dia mengatakan kerugian Rp150 juta itu timbul dari ruangan yang di dalamnya ada 12 bilik. Selain itu juga ada beberapa tenda untuk kemah yang juga ikut terlalap api.
Selain itu juga ada ratusan tongkat kayu, dan beberapa alat pendukung ekstrakulikuler pramuka. "Ada beberapa tenda. Satu tenda harganya sudah jutaan. Belum alat-alat yang lain," terangnya.
Advertisement
Di sisi lain pemadaman berlangsung lama karena memang yang terbakar adalah ruang pramuka. Dimana di dalam ruangan terdapat banyak tenda dan tongkat pramuka yang mudah terbakar.
"Tenda pramuka nya kan dari kain. Sehingga sulit untuk dipadamkan. Dan dalam.jumlah yang sangat banyak," kata Siswanto.
Sebelumnya, satu bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor 2 di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (21/1) siang terbakar. Bangunan yang terbakar itu adalah ruangan untuk kegiatan kepramukaan.
Api diketahui muncul sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, para santri masih melakukan aktivitas belajar. Akibatnya, ratusan santri yang sedang belajar langsung semburat keluar ruangan. Mereka pun ada yang berusaha ikut memadamkan api secara manual.