Helikopter akan Dikerahkan untuk Salurkan Bantuan Logistik ke Korban Banjir di Bogor

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau warga Kabupaten Bogor yang tinggal di wilayah tebing dengan tingkat kemiringan 30 derajat, untuk meninggalkan rumah. BNPB juga akan siapkan helikopter untuk percepatan distribusi logistik.

Rasyid Ali
Oleh Rasyid Ali - Reporter
Helikopter akan Dikerahkan untuk Salurkan Bantuan Logistik ke Korban Banjir di Bogor
Korban banjir di Bogor. ©2020 Merdeka.com

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau warga Kabupaten Bogor yang tinggal di wilayah tebing dengan tingkat kemiringan 30 derajat, untuk meninggalkan rumah. BNPB juga akan siapkan helikopter untuk percepatan distribusi logistik.

"Keselamatan adalah yang utama. Instruksi presiden kepada kami, untuk memperhatikan keselamatan, baik dengan pencegahan, kemudahan mitigasi, kewaspadaan dan kesiapsiagaan," kata Doni saat mengunjungi lokasi bencana di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/1).

Menurut Doni, berdasarkan pantauan udara, banyak lokasi tebingan longsor di Sukajaya. Maka, untuk menghindari jatuhnya korban, langkah yang perlu diambil yakni mengevakuasi warga sedini mungkin.

"Karena kelihatan rumah yang ada di kemiringan lebih dari 30 derajat itu sangat berisiko untuk longsor atau bahkan tertimbun longsoran," kata Doni.

Untuk membantu distribusi logistik, BNPB juga menyiapkan satu unit helikopter karena masih banyak wilayah tidak bisa ditembus melalui jalur darat, sekaligus untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis secara cepat.

"Kita akan pantau terus Sukajaya ini. Helikopter juga akan diperbantukan untuk pendorongan logistik dan evakuasi kalau ada warga yang sakit di lokasi terisolir. Karena kalau lewat darat juga butuh waktu lama," kata Doni.

Rekomendasi