Politikus Diah Pitaloka Sebut Pengungsi Banjir di Bogor Butuh Air Bersih

Diah mengungkapkan, bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini seharusnya menjadi introspeksi bersama. Kalau pembangunan yang dikerjakan Pemerintah dan swasta, lanjut dia, semestinya memperhatikan ekosistem. Agar lingkungan terjaga.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Politikus Diah Pitaloka Sebut Pengungsi Banjir di Bogor Butuh Air Bersih
Bantuan dari kemensos. ©2020 Merdeka.com

Bencana banjir melanda Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Dalam catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 46 orang meninggal dunia dan jumlah pengungsi naik menjadi 173.064 orang yang merupakan bagian dari 39.627 kepala keluarga (KK) di Jabodetabek hingga Banten.

Anggota DPR dari Fraksi PDIP Diah Pitaloka melakukan tinjau ke lokasi terdampak banjir yang mengungsi di Kampung Ciasahan, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Dia mengajak masyarakat untuk langsung membantu saudara yang menjadi korban.

"Waktu saya tinjau, pengungsi di Ciasahan banyak yang membangun tenda sendiri menggunakan terpal. Mereka sekarang sakit dan kekurangan air bersih," ujar dia, Sabtu (4/1).

"Saya juga mengapresiasi kerja Kementerian Sosial yang telah berusaha secepat mungkin membantu dan mendistribusikan bantuan awal untuk korban longsor," tambah anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Diah mengungkapkan, bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini seharusnya menjadi introspeksi bersama. Kalau pembangunan yang dikerjakan Pemerintah dan swasta, lanjut dia, semestinya memperhatikan ekosistem. Agar lingkungan terjaga.

"Kalau alam tak diperbaiki, tidak menutup kemungkinan banjir akan kembali terjadi. Ini harus menjadi perhatian bersama. Makanya pemerintah daerah dari puncak sampai Jakarta harus duduk bareng merencanakan perbaikan lingkungan," tutupnya.

Seperti diketahui, 13 kecamatan di Kabupaten Bogor dilanda banjir dan longsor.

Rekomendasi