40 Narapidana Wanita Rutan Depok Dievakuasi ke Sel Tahanan Pria Akibat Banjir

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Abdul Aris mengatakan, ada 40 orang menghuni blok wanita Rutan Depok. Namun karena sel blok wanita digenangi air setinggi paha warga binaan itu dievakuasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
40 Narapidana Wanita Rutan Depok Dievakuasi ke Sel Tahanan Pria Akibat Banjir
Banjir di Rutan Depok. ©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Puluhan narapidana wanita dievakuasi setelah Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Depok, Jawa Barat, banjir. Puluhan narapidana wanita itu dievakuasi ke blok tahanan pria.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Abdul Aris mengatakan, ada 40 orang menghuni blok wanita Rutan Depok. Namun karena sel blok wanita digenangi air setinggi paha warga binaan itu dievakuasi.

"Ada 40 warga binaan wanita yang menghuni blok wanita di Rutan Depok. Seluruh napi wanita, sementara dievakuasi ke blok laki-laki sampai banjir surut," kata Abdul, Rabu (1/1).

Genangan air pun sampai ke ruangan dapur. Meski demikian, petugas masih bisa melakukan aktivitas logistik. Meski demikian, ia sudah menyiapkan antisipasi jika curah hujan masih tinggi.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Lapas Bogor agar bisa menampung napi Rutan di Depok jika banjir makin parah.

"Kita siap mengevakuasi napi perempuan ke Lapas Bogor," ucap dia.

Lebih lanjut Aris menyatakan bahwa banjir pun sempat menggenangi sel di Lapas Bekasi. Namun, disana air relatof leboh cepat surut.

"Sekarang situasi sudah kondusif. Di (Lapas Bekasi) airnya semata kaki sekira pukul 02.00 WIB. Tapi sekarang sudah kondusif," pungkasnya.

Rekomendasi