Uniska Belum Terima Izin Kegiatan Mapala di Gua Lele yang Berujung Maut

Enam anggota Mapala Universitas Karawang (Unsika) terjebak di dalam Gua Lele, Kampung Tanah Beureum, RT 03 RW 02, Desa Taman Sari, Kecamatan Pangkalan. Tiga orang meninggal dunia akibat kehabisan oksigen dan tiga orang selamat.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Uniska Belum Terima Izin Kegiatan Mapala di Gua Lele yang Berujung Maut
Tim SAR evakuasi mahasiswa di Gua Lele. ©2019 Merdeka.com

Enam anggota Mapala Universitas Karawang (Unsika) terjebak di dalam Gua Lele, Kampung Tanah Beureum, RT 03 RW 02, Desa Taman Sari, Kecamatan Pangkalan. Tiga orang meninggal dunia akibat kehabisan oksigen dan tiga orang selamat.

Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Karawang (Unsika) Ida Hetwanda mengatakan, setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa harus melalui prosedur yang dilaporkan ke rektor.

"Setiap kegiatan mahasiswa baik di dalam maupun di luar kampus harus melalui standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku," kata Ida, Senin (23/12).

Dia mengaku belum menerima izin kegiatan yang berujung petaka tersebut, baik secara lisan maupun tertulis.

"Hingga siang ini saya belum mendapat keterangan prosedur itu dilakukan dalam kegiatan di Gua Lele, SOP sudah ada namun tidak ada izin," terangnya.

Rektorat akan melakukan evaluasi terkait kegiatan Mapala Unsika (Mapalaska), hal ini lantaran setiap kegiatan yang dilakukan organisasi membawa nama universitas.

"Pasti kami evaluasi atas peristiwa ini, dan akan meminta keterangan pembina Mapalaska," tandasnya.

Sementara untuk sanksi, pihak kampus akan meminta keterangan dari divisi Mapalaska terlebih dahulu untuk menentukan sanksi yang tepat. "Ada tim kode etik yang akan memberikan sanksi," tegasnya.

Sementara untuk biaya perawatan para korban, pihak kampus dan Pemda Karawang memfasilitasi untuk membiayai seluruh biaya. "Pihak kampus tanggung biaya semua," tutupnya.

Rekomendasi