Temui Jokowi, Delegasi US-ASEAN Business Council Minta Pemerintah Serius Bangun SDM

"Seluruh perusahaan yang hadir juga memberikan dukungan yang kuat di masing-masing bidang maupun dalam konteks pembangunan manusia yang lebih luas lagi," ujar Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Temui Jokowi, Delegasi US-ASEAN Business Council Minta Pemerintah Serius Bangun SDM
Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, mengungkap materi pertemuan Presiden Joko Widodo dengan delegasi US-ASEAN business council. Mahendra menyebut, Jokowi menyampaikan komitmen dan kebijakan untuk memperbaiki iklim investasi di Tanah Air.

"Presiden juga menjelaskan langkah-langkah untuk UU Omnibus Law yang bisa semakin menyelesaikan beberapa masalah yang bisa dijumpai di bidang investasi," jelasnya di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (5/12).

Sementara para delegasi US-ASEAN business council, kata Mahendra, menyampaikan komitmen untuk berinvestasi lebih besar lagi di Indonesia. Mereka juga berharap ke depan pemerintah konsisten meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

"Seluruh perusahaan yang hadir juga memberikan dukungan yang kuat di masing-masing bidang maupun dalam konteks pembangunan manusia yang lebih luas lagi," ujarnya.

Tak Menyinggung Perang Dagang AS-Tiongkok

Mahendra memastikan, dalam pertemuan Jokowi dan para delegasi US-ASEAN business council tak membahas perang dagang antara AS-tiongkok.

"Nggak ada bahas itu. Justru atmosfer yang terasa sekalipun terjadi penuh tantangan dalam perekonomian global tapi pertumbuhan ekonomi di AS terjaga baik sehingga potensi mengembangkan hubungan bilateral, meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi maupun berbagai sinergi lainnya meningkat," katanya.

Chief Executive Officer (CEO) Citi Indonesia, Batara Sianturi menambahkan delegasi US-ASEAN business council yang menemui Jokowi berasal dari 46 perusahaan Amerika yang ada di ASEAN dan di luar ASEAN. Mereka memberikan dukungan kepada lima program prioritas Jokowi di periode kedua pemerintahan yakni pembangunan SDM, infrastruktur, reformasi ekonomi, reformasi birokrasi dan regulasi.

"Jadi dalam pertemuan mendapatkan masukan positif dan tantangan dari Jokowi bagaimana perusahaan AS ini bisa mendukung prioritas dari kabinet baru," kata Batara.

Rekomendasi