Ratusan Personel Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Lawu

Data BKPH Lawu Selatan mencatat kebakaran terpantau sejak hari Jumat (15/11) siang. Awalnya yang terbakar merupakan bagian bawah hutan pinus di petak 57 RPH Bedagung masuk wilayah Kecamatan Panekan, Magetan.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ratusan Personel Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Lawu
Hutan Sisi Timur Gunung Lawu Terbakar. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Sebanyak 445 personel gabungan dilibatkan untuk memadamkan kebakaran hutan terjadi di lereng Gunung Lawu. Petugas gabungan tersebut berasal dari berbagai instansi, seperti Perhutani KPH Lawu Ds, BPBD Magetan, TNI, Polri, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat sekitar.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Ferry Yoga Saputra mengatakan, pihaknya hingga kini masih belum berhasil memadamkan api. Selain kondisi alam, lokasi kebakaran yang berada di jurang membuat petugas sulit memadamkan api.

"Angin yang cukup kencang dan lokasi kebakaran yang berada di jurang terjal menyulitkan petugas untuk memadamkan api. Apalagi, pemadaman hanya dilakukan secara manual," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (17/11).

Menurutnya, ratusan personel tersebut dibagi menjadi empat regu yang disebar di beberapa titik kebakaran. Pemadaman api dilakukan sejak pagi hingga sore hari.

"Sementara untuk malam hari kegiatan pemadaman dihentikan karena gelap. Namun demikian, petugas tetap melakukan pemantauan," ujarnya.

Seperti diketahui, hutan yang ada di lereng Gunung Lawu sisi wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur terbakar dan hingga Sabtu malam ini belum dapat dipadamkan.

Data BKPH Lawu Selatan mencatat kebakaran terpantau sejak hari Jumat (15/11) siang. Awalnya yang terbakar merupakan bagian bawah hutan pinus di petak 57 RPH Bedagung masuk wilayah Kecamatan Panekan, Magetan.

Angin yang kencang, membuat api meluas hingga memasuki wilayah tiga desa, yakni Desa Bedagung, Sukowidi, dan Ngiliran di Kecamatan Panekan.

Meski api belum dapat dipadamkan, petugas memastikan kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu tersebut tergolong jauh dari permukiman warga.

Rekomendasi