Tiga hari menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih (Joko Widodo-Ma'ruf Amin) puluhan warga Solo menggelar tumpengan di pintu masuk Pasar Gede, Kamis (17/10). Sebanyak 7 tumpeng nasi kuning lengkap dengan lauk pauk diletakkan berjajar di depan pintu masuk pasar.
Selain pengunjung pasar, kegiatan juga diikuti pedagang dan sejumlah anggota Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama). Sebelum dibagikan, 7 tumpeng didoakan bersama. Doa dipimpin oleh salah tokoh Solo yang juga anggota Kagama HM. Sungkar.
"Pada hari ini kami mengadakan selamatan potong tumpeng untuk menyambut pelantikan beliau (Jokowi-Ma'ruf). Mudah-mudahan dengan ini, beliau akan bisa melaksanakan amanah untuk memimpin Republik Indonesia ini," kata Sungkar.
Doa selamatan dilakukan di Pasar Gede karena merupakan pasar rakyat. Harapannya doa dan masyarakat selalu untuk mengalir untuk Jokowi-Ma'ruf.
Anggota Kagama lainnya, Titik Mariah alumni Farmasi tahun 65 menambahkan, alumni UGM see Solo Raya ikut mendoakan Jokowi yang akan dilantik bersama dengan Kyai Ma'ruf Amin.
"Kami keluarga alumni Gadjah Mada Solo Raya memanjatkan doa dan kita berbagi tumpeng dengan masyarakat khususnya ini Pasar Gede. Agar pada saat bapak presiden dan wakil presiden nanti menjabat selalu mendapatkan rahmat, bijaksana memimpin negara dan bangsa," katanya.
Para pedagang dan pengunjung pasar nampak senang menerima pembagian nasi tumpeng. Dalam waktu 15 menit 7 tumpeng tersebut ludes diperebutkan.
"Senang dapat ikut mendoakan pelantikan Pak Jokowi. Dulu beliau zaman Wali Kota Solo sering ke sini. Semoga pelantikannya lancar, Indonesia makin makmur," kata Suminen (67) salah satu pedagang.