Aulia Kesuma bersama tersangka lainnya yakni Kusmawanto Agus dan Muhammad Nur Sahid alias Sugeng menjalani reka ulang adegan pembunuhan ayah dan anak di Sukabumi, Jawa Barat. Pertama dilakukan di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.
Di sana, mereka mengatur siasat busuk membunuh Edi Chandra Purnama alias Sadili Pupung suami Aulia dan M Adi Pradana, anak tirinya. Tak hanya membunuh, komplotan tersebut juga sudah merencanakan bagaimana menghilangkan jejak setelah menghabisi nyawa targetnya.
Ide membakar mobil tercetus oleh tersangka Sugeng. Saat adegan 15-B, Sugeng mengajari Aulia, Kelvin, Kusmawanto Agus dan dua orang calon eksekutor lainnya cara membakar mobil dengan obat nyamuk.
"Menggunakan obat nyamuk saja," kata Sugeng, Kamis (5/9).
Ketika itu, Aulia sempat bertanya kepada Sugeng terkait idenya tersebut. Karena, Aulia yang merupakan otak dari kejahatan merasa tak yakin dengan rencana yang dibuat Sugeng.
"Yakin pakai obat nyamuk," tanya Aulia.
Dengan keyakinan cara yang dibuatnya, Sugeng pun menjelaskan kepada para tersangka lainnya kalau cara tersebut merupakan hal yang paling tepat untuk menghilangkan jejak dan membuat seolah-olah kedua korban tewas akibat terbakar.
Bahkan, dalam adegan itu juga Sugeng sempat mempraktikkan cara membakar mobil dengan menggunakan obat nyamuk sebagai pemantiknya.
"Yakin bu, seperti ini," kata Sugeng.