Media Survei Nasional (Median) melakukan survei terhadap isu pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. Rupanya, mayoritas masyarakat tidak setuju apabila ibu kota Negara pindah dari Jakarta.
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun menyampaikan, sebanyak 45,3 persen masyarakat tidak menyetujui wacana tersebut.
"Dan sebanyak 40,7 persen mengatakan setuju. 14,0 persen mengaku tidak tahu," jelas Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).
Sebagian besar mereka yang tidak setuju berada di wilayah Pulau Jawa. Sebanyak 51,4 mereka yang tinggal di Jawa mengaku tidak setuju terkait wacana Jokowi yang terlihat tergesa-gesa itu.
Kontras dengan di Jawa, publik yang tinggal di luar Jawa justru menyambut dengan baik wacana tersebut. "Sebanyak 56,0 persen penduduk yang tinggal di luar Jawa mengaku setuju terkait pemindahan ibu kota," katanya.
Alasan Publik
Median juga menggali alasan publik terkait setuju atau tidak masyarakat tentang pemindahan ibu kota. Menurut Rico, ada tiga besar hal yang membuat mereka setuju akan wacana pemindahan ibu kota.
Antara lain, demi pemerataan ekonomi, mengurangi kepadatan penduduk di Jakarta, serta mengikuti saja keputusan pemerintah.
"Sedangkan tiga hal besar yang membuat publik tidak setuju, yakni menyelesaikan terlebih dahulu masalah ekonomi dan penganggaran sebanyak 15 persen, pengeluaran uang negara bisa semakin besar, 14,2 persen, dan masalah Papua 9,3 persen," papar Rico.
Rico juga menyampaikan, dari temuan surveinya publik lebih memilih presiden untuk memfokuskan pada agenda-agenda prioritas. Sebanyak 58,6 persen mengatakan demikian.
"Agenda prioritas tersebut antara lain, ekonomi, kemiskinan dan kesejahteraan, pengangguran dan lapangan kerja, masalah Papua, utang negara, dan lainnya," papar Rico.
Survei dilakukan pada kurun 26-30 Agustus 2019. Dengan tingkat kesalahan (margin of error) mencapai 3,9 persen. Survei menggunakan metode sampel acak berjenjang.
"Seribu responden dengan sampel dibagi secara proporsional dan menggunakan multistage random sampling," jelasnya.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com