Dokter Kejiwaan Duga Ratna Bohong Akibat Hasil Operasi Wajah Tak Sesuai Ekspektasi

Sebelumnya, Pengacara melontarkan pertanyaan kepada Fidiansjah terkait tindakan yang dilakukan Ratna Sarumpaet dalam kurun waktu 20 September hingga 24 September 2018.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Dokter Kejiwaan Duga Ratna Bohong Akibat Hasil Operasi Wajah Tak Sesuai Ekspektasi
Sidang Ratna Sarumpaet. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, dr. Fidiansjah, Sp.KJ memberikan kesaksiannya di sidang perkara penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet.

Dalam kesaksiannya, Fidiansjah menganalisa pemicu Ratna Sarumpaet membuat dan menyebarkan berita bohong. Fidiansjah menduga, Ratna tak puas dengan hasil operasi bedah plastik.

"Operasikan menjadi lebih cantik lebih segar dan sebagainya. Kalau tidak sesuai maka akan bereaksi. Dan reaksinya akan bergantung pada kondisi individu saat itu," kata Fidiansjah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Sebelumnya, Pengacara melontarkan pertanyaan kepada Fidiansjah terkait tindakan yang dilakukan Ratna Sarumpaet dalam kurun waktu 20 September hingga 24 September 2018.

"Dia (Ratna) berbohong merekayasa. Apakah itu termasuk depresi terkontrol tadi," tanya salah seorang pengacara terdakwa.

Fidiansjah menjawab. Ia mengatakan, depresi dan cemas sangatlah berbeda. Depresi terjadi karena tidak pernah bisa melupakan yang sudah terjadi. Sementara cemas, tidak bisa mengantisipasi apa belum terjadi.

"Sehingga depresi yang klien kami adalah dengan kondisi masa lalunya. Suaminya sakit dan sebagainya. Termasuk apa yang sudah terjadi saat operasi dengan kenyataan yang tidak sama itu bisa menimbulkan kegoncangan," ujar dia.

Halaman
Rekomendasi