Program Keluarga Harapan (PKH) diklaim bisa mengurangi kemiskinan. Dalam setahun minimal ada satu keluarga di setiap desa bisa naik kelas menjadi keluarga sejahtera. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, usai bertemu pendamping PKH Solo Raya di Graha Wisata Niaga, Solo, Senin (1/4).
"Paling tidak itu satu tahun ada satu keluarga bisa naik kelas menjadi sejahtera. Ada satu orang di satu desa yang bisa mandiri. Kita lihat kemampuan tiap daerah untuk bisa membuat keluarga penerima manfaat (KPM) MANDIRI," katanya.
Untuk menjadikan KPM mandiri, Puan juga berharap, pendamping PKH bisa melaksanakan tugas dengan baik. Menurut dia, pendamping harus memberikan edukasi, agar nanti bisa berdagang makanan kecil, kulakan atau belajar jahit.
Puan menjelaskan, saat ini terdapat 10 juta keluarga yang telah memperoleh manfaat PKH. Jumlah tersebut terus meningkat dan diperkirakan mencapai 15,6 juta keluarga pada tahun 2020 mendatang.
"Kalau dari sisi nilai manfaat, saat ini satu keluarga dapat menerima dana maksimal Rp 10,8 juta setahun. Semua tergabung kondisinya, berapa anggota keluarganya, apakah ada disabilitas atau ada lansia," jelasnya lagi.
Dalam kegiatan tersebut, Puan berdialog dengan 500 pendamping PKH di wilayah Solo Raya. Selain menyejahterakan KPM, Puan juga berharap para pendamping PKH dapat sejahtera.