Polres Tangerang Selatan memeriksa sejumlah saksi terkait kericuhan peserta Tangerang Selatan run & fun bike 2019 di South City, Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan. Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Alexander menjelaskan, pemeriksaan saksi telah dilakukan sejak Minggu (31/3) kemarin.
Dari pemeriksaan itu, diduga panitia atau penyelenggara kegiatan (event organizer) tidak melakukan kegiatan secara profesional.
"Sudah dari kemarin (pemeriksaan). Indikasi kuat bahwa EO (event organizer) acara tidak profesional, sehingga beberapa segmen acara tidak berjalan sesuai dengan rencana yang seharusnya," kata Alexander, Senin (1/4).
Menurut dia, hingga hari ini, pemeriksaan para peserta yang mengikuti kegiatan juga akan dilakukan. Termasuk dari Dinas Pariwisata dan panitia penyelenggara, dijadwalkan akan mengembalikan uang pendaftaran milik peserta.
"Termasuk pada segmen itu (kupon bodong). Pagi ini adalah pembagian uang pendaftaran yang dilakukan Dinas Pariwisata kepada warga peserta acara," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dispar Tangsel, Evi Karinawati, mengatakan, bahwa semua doorprize telah diamankan. Pihaknya pun akan mendampingi panitia guna mengembalikan uang pendaftaran milik peserta seluruhnya.
"Dari Dispar akan melakukan pendampingan EO untuk ikut mengembalikan uang tiket. Dengan syarat membawa tiketnya," jelas Evi.
Kemarahan peserta acara Tangsel run & fun bike 2019 ini diduga akibat praktik kecurangan penyelenggara.