Alasan Keamanan, Polisi Pindahkan Penahanan Guru Cabuli 12 Murid

Polisi memindahkan penahanan Bs (57), terduga guru SD di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, yang mencabuli 12 muridnya, dari sel Polsek Kota Bangun, ke Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sementara, masih enam korban yang melapor resmi ke polisi.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Alasan Keamanan, Polisi Pindahkan Penahanan Guru Cabuli 12 Murid
Guru SD cabuli 12 siswa. ©2019 Merdeka.com

Polisi memindahkan penahanan Bs (57), terduga guru SD di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, yang mencabuli 12 muridnya, dari sel Polsek Kota Bangun, ke Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sementara, masih enam korban yang melapor resmi ke polisi.

Dari Polsek Kota Bangun, guru Bs dibawa ke Polres Kutai Kartanegara di Tenggarong yang berjarak sekira 78 kilometer, sekira pukul 03.00 WITA dini hari tadi, dikawal Kanit Reskrim Polsek Kota Bangun Ipda Heri Kuswandi, dan personelnya. Dengan begitu, kasus asusila itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Di antaranya untuk mengamankan supaya tersangka ini aman dari potensi amarah warga di sekitar tempat tinggalnya," kata Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Damus Asa, ditemui merdeka.com di kantornya, Senin (25/2).

Sejauh ini, polisi telah melakukan visum 3 dari 6 murid SD korban guru Bs, yang kesemuanya murid kelas II dengan usia 8-9 tahun. Memang, tidak menutup kemungkinan, ada korban lainnya.

"Kalau ada korban lainnya, kita pasti terima laporannya. Ini kan terungkap, karena ada keberanian korban menceritakan perbuatan pelaku," ujar Damus.

"Sekarang ditangani PPA. Kami sangat serius menangani, dan jadi atensi pimpinan. Apalagi korbannya anak dan masa depannya sangat panjang," tambah Damus.

Di ruang PPA, sejak pagi tadi, guru Bs diperiksa penyidik Polwan. "Motif pelaku ini, dari keterangannya cuma iseng (memegang kemaluan muridnya)," demikian Damus.

Diketahui, guru Bs, dijemput di rumahnya, Kamis (21/2) malam, setelah polisi menerima laporan murid diduga korban pencabulan guru Bs. Guru Bs menyebut hanya dua murid jadi korbannya, dan membantah perbuatannya itu dia lakukan sambil memegang ponsel dan menonton film porno di dalam kelas saat jam belajar. Pakaian korban dan ponsel guru Bs yang ditetapkan tersangka, sementara ini jadi barang bukti.

Rekomendasi