Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, menyinggung vonis musisi Ahmad Dhani Prasetyo, diganjar 1 tahun enam bulan kurungan penjara atas kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) yang dilakukannya.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, angkat bicara. Dia menuturkan, apa yang disampaikan Fadli menyerang pengadilan.
"Jadi Pak Fadli Zon menyerang, karena keputusan pengadilan itu bersifat independen. Pak Fadli Zon silakan baca konstitusi," ucap Hasto di Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Dia menyindir, apa yang disampaikan Fadli karena sebagai Wakil Ketua DPR RI itu, sudah disibukkan hanya menulis puisi saja. Dan lupa membaca Undang-Undang Dasar 1945.
"Mungkin karena kesibukan buat puisi lupa membaca Undang-undang Dasar 1945. Jadi apa yang disampaikan Pak Fadli Zon justru menyerang independensi dari peradilan," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, vonis penjara 1,5 tahun terhadap Ahmad Dhani dalam kasus ujaran kebencian di media sosial sebagai lonceng kematian demokrasi Indonesia.
"Vonis dan ditahannya Ahmad Dhani adalah lonceng kematian demokrasi di Indonesia," kata Fadli dalam akun Twitternya.
Fadli juga menilai penahanan Dhani menjadi bukti rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin otoriter. Serta mengancam kebebasan berpendapat.
"Bukti nyata rezim ini semakin otoriter dan menindas hak berpendapat baik lisan maupun tulisan yang dijamin konstitusi," ucapnya.
Fadli Zon juga menulis puisi yang berjudul Ahmad Dhani:
AHMAD DHANI
kau telah bersaksi
tentang zaman penuh persekusi
kau melihat dengan mata kepala sendiri
teater kebiadaban rezim tirani
kini kau korban kriminalisasi
ruang gerakmu makin dibatasi
kau telah didzalimi
mereka cemas kata-katamu
melahirkan kesadaran
mereka gentar dengar lagumu
membangunkan perlawanan
menabuh genderang kebangkitan
mereka bungkam kalimatmu
sambil menebar teror ketakutan
mereka hentikan nyanyianmu
sambil mencari-cari kesalahan
mereka ingin kau tunduk tersungkur
tapi kau berdiri tegak pantang mundur
mereka ingin kau berkhianat
tapi kau kokoh menjunjung amanat
membela umat
membela rakyat
perjalananmu kini menentukan
kau bukan sekedar musisi pemberani
kau penghela roda perubahan
rezim ini harus segera diganti
dan dimusnahkan
Fadli Zon, Perjalanan Jakarta-Surabaya, 29 Januari 2019
#AhmadDhaniKorbanRezim
#SaveAhmadDhani