Azan Zuhur Berkumandang, Jokowi Sempat Hentikan Pidato di HUT PDIP

Sekitar enam menit suasana hall JIExpo sunyi nyaris tak bersuara. Kemudian, Jokowi melanjutkan pidatonya.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Azan Zuhur Berkumandang, Jokowi Sempat Hentikan Pidato di HUT PDIP
Jokowi di HUT ke-45 PDIP. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri perayaan HUT PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Jokowi berpidato di depan para kader banteng.

Di awal pidatonya, Jokowi dengan memberi salam pada para tokoh yang hadir dilanjutkan menyapa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Namun tiba-tiba, mantan gubernur DKI Jakarta itu tiba-tiba langsung berhenti berbicara. Sebab di luar ruangan, terdengar azan zuhur berkumandang.

Sekitar enam menit suasana hall JIExpo sunyi nyaris tak bersuara. Kemudian, Jokowi melanjutkan pidatonya.

Sebelum Jokowi berpidato, Megawati Soekarnoputri bicara banyak hal dalam HUT partai yang dia dirikan. Mulai dari sejarah partai, ideologi, dan diakhiri dengan cerita hubungannya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Sejumlah tokoh nasional hadir dalam kesempatan ini. Wapres Jusuf Kalla, cawapres pendamping Jokowi, Ma'ruf Amin, tampak hadir. Ketua Umum partai pengusung Jokowi-Ma'ruf, seperti Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP Romahurmuziy hadir. Serta menteri kabinet kerja khususnya yang merupakan kader PDIP, seperti Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko PMK Puan Maharani, Menkumham Yasonna Laoly.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut perayaan HUT ini adalah puncak konsolidasi ideologi, organisasi, politik, dan konsolidasi kader partai. Dengan membawa tema 'Persatuan Indonesia Bumikan Pancasila'.

"Kami bersyukur bahwa sejarah panjang PDI Perjuangan sejak PNI telah melahirkan tiga presiden: Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Jokowi," ujar Hasto dalam keterangan pers, Kamis (10/1).

Rapat koordinasi nasional bakal diselenggarakan bersamaan perayaan HUT yang dihadiri 13.126 kader. Peserta bakal mendapatkan materi strategis partai, visi misi pasangan calon presiden nomor urut 01, komik sejarah Bung Karno, dan buku Bung Karno dan Islam.

"Maka pesan yang disampaikan adalah bahwa PDI Perjuangan siap mengawal pemerintahan Pak Jokowi ke depan. Bagaimanapun memenangkan PDI Perjuangan sekaligus dengan memenangkan Pak Jokowi-KH Maruf Amin adalah satu tekad perjuangan menang untuk rakyat," imbuh Hasto.

Rekomendasi