Bandara I Gusti Ngurah Rai Siagakan Posko Nataru, Tambah 765 Penerbangan

Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali mempersiapkan Posko Nataru yang bertempat di area publik terminal Kedatangan Domestik, Kamis (20/11).

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siagakan Posko Nataru, Tambah 765 Penerbangan
Posko Natal dan Tahun Baru Bandara Ngurah Rai. ©2018 Merdeka.com

Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, Manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali mempersiapkan Posko Nataru yang bertempat di area publik terminal Kedatangan Domestik, Kamis (20/11).

Posko Nataru tersebut akan beroperasi selama 24 jam setiap harinya selama 18 hari, terhitung mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019. Posko melibatkan personel dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Badan SAR Nasional (Basarnas), serta Unit K-9.

General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi mengatakan, posko monitoring Nataru ini bertujuan untuk memantau operasional Bandar Udara agar dapat berjalan dengan lancar, tertib, aman, serta untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang.

"Mengingat adanya trend di bulan Desember banyaknya wisatawan yang ingin menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru di Bali, serta mengingat Bali sampai saat ini masih menjadi destinasi wisata paling favorit baik bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Yanus.

Yanus juga mengatakan, karena Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai akan dipadati penumpang, pihaknya dan komunitas Bandar Udara menyediakan posko terpadu Nataru.

"Selama operasional Posko Nataru, untuk personel keamanan akan dibagi menjadi 3 shift, yaitu pagi, siang, dan malam, yang terdiri dari 38 orang per shiftnya," jelas Yanus.

"Selama posko Nataru akan disiagakan 1.273 personel yang sudah termasuk dukungan dari pihak eksternal, karena keamanan, keselamatan, dan kelancaran arus penumpang merupakan tujuan utama kami," tambah Yanus.

Selain itu, Yanus juga memaparkan dilihat dari pengajuan tambahan penerbangan (Extra flight) yang sudah diajukan beberapa maskapai kepada pengelola Bandar Udara, dapat diprediksi akan terjadinya peningkatan jumlah penumpang.

"Sebagai pengelola Bandar Udara, kami sudah menyetujui 765 tambahan penerbangan. Dari total 765 penambahan penerbangan, rute penerbangan tertinggi adalah rute dari dan ke Soekarno-Hatta, dengan total pengajuan 270 extra flight. Disusul dengan rute dari Surabaya dengan 254 penerbangan, dan Lombok dengan 98 extra flight," ujar Yanus.

Menurut Yanus, di bandingkan tahun lalu (2017), kenaikan pengajuan extra flight di tahun ini cukup tinggi. Tahun lalu, permohonan hanya sejumlah 477 extra flight. Sementara di tahun ini (2018) ada 765 permohonan. "Naik sekitar 60 persen, untuk jumlah seat, 765 permohonan extra flight tersebut mengakomodir sekitar 145 ribu kursi, atau naik sebesar 65 ribu kursi dibanding tahun lalu. Persentase kenaikannya cukup luar biasa, hampir 80 persen," papar Yanus.

Selain itu, pihak Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah berkoordinasi dengan pihak airline dan ground handling, agar dapat memperhatikan waktu pelayanannya, jika terjadi lonjakan jumlah penumpang dan peningkatan traffic penerbangan. "Kami juga akan memperhatikan kesiapan alat produksi kami seperti landasan, apron, alat navigasi penerbangan, kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting dan juga genset," ujar Yanus.

"Selain mejaga keamanan di area Bandar Udara, selain itu kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kelancaran arus lalu lintas sepanjang perjalanan dari dan menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali," ujar Yanus.

Selama Posko Nataru berlangsung disediakan layanan kesehatan untuk para penumpang dan mobil ambulans yang selalu siaga selama 24 jam di area Terminal Kedatangan Domestik untuk mengantisipasi jika terdapat pengguna jasa Bandar Udara yang memerlukan bantuan kesehatan yang bersifat mendesak.

Rekomendasi