Gubernur Riau Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Agar Tak Berenang di Lokasi Banjir

Gubernur Riau Wan Tahmrin Hasyim juga berpesan agar masyarakat berhati-hati karena banjir belum surut. Sebab, curah hujan diprediksi masih cukup tinggi. Beberapa waktu lalu, banyak warga dan anak-anak yang tewas akibat banjir. Mereka rata-rata mandi di lokasi banjir hingga terseret arus dan tenggelam.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Gubernur Riau Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Agar Tak Berenang di Lokasi Banjir
Banjir di Kampar Riau. ©2018 Merdeka.com/Abdullah Sani

Bencana banjir melanda Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau. Ketinggian air bervariasi. Tertinggi mencapai 1,5 meter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau ‎mendata, sekitar 166 Kepala Keluarga terdampak banjir.

Pemerintahan Provinsi Riau mendirikan Posko Kesehatan serta ‎turun ke lokasi untuk memantau dan memberikan bantuan logistik serta obat-obatan kepada warga, Senin (17/12). Mereka ke lokasi dengan menggunakan perahu karet, dan memakirkan kendaraan mobil di pinggir jalan besar.

"Kita membawa kebutuhan pangan seperti biskuit, susu, 1 ton beras, 200 mie instan, air bersih, obat-obatan," ujar Gubernur Riau Wan Tahmrin Hasyim.

‎Dinas Kesehatan Riau juga membawa bahan makanan pokok bagi ibu hamil dan menyusui. Bantuan tak sampai di situ, jika nanti warga masih kekurangan, pemerintah berjanji memberikan bantuan lagi.

"‎Dinkes juga menyediakan Posko Kesehatan. Jadi masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan kapan saja," jelasnya.

Thamrin juga berpesan agar masyarakat berhati-hati karena banjir belum surut. Sebab, curah hujan diprediksi masih cukup tinggi. Beberapa waktu lalu, banyak warga dan anak-anak yang tewas akibat banjir. Mereka rata-rata mandi di lokasi banjir hingga terseret arus dan tenggelam.

"Para orang tua juga tolong dijaga anaknya. Jangan dibiarkan berenang di lokasi banjir," kata Thamrin.

Rekomendasi