Mobil Sopir Taksi Online Korban Pembunuhan di Palembang Ditemukan di Jambi

Sopir tak daring bernama Sofyan itu ditemukan sudah menjadi tulang-belulang setelah dua pekan hilang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mobil Sopir Taksi Online Korban Pembunuhan di Palembang Ditemukan di Jambi
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Tim Unit Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menemukan mobil milik pengemudi taksi daring Grab Palembang di wilayah Kerinci, Jambi. Sopir tak daring bernama Sofyan itu ditemukan sudah menjadi tulang-belulang setelah dua pekan hilang.

Hasil penyelidikan Sofyan merupakan orban pembunuhan dan perampokan oleh penumpangnya. Pelaku telah diringkus terkait kasus pembunuhan ini.

"Mobil Sufyan korban pembunuhan dan perampokan itu sudah ditemukan anggota di wilayah Kerinci, Jambi, dan sekarang ini sedang dalam perjalanan dibawa ke Mapolda," kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara, di Palembang, Jumat (16/11) malam.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dari masyarakat satu dari empat tersangka yang hingga kini belum ditangkap melakukan pelarian ke wilayah Jambi dengan menggunakan mobil hasil kejahatan itu.

Petugas diperintahkan melakukan pengejaran tersangka Ak ke Jambi dan mengamankan barang bukti mobil korban Daihatsu Sigra warna hitam dengan nomor polisi BG-1274-UN.

Ketika petugas menemukan mobil hasil kejahatan menghabisi nyawa sopir Grab itu, diparkir di pinggir jalan dan tidak ada tersangka yang menjadi target pengejaran.

Dengan belum ditemukannya tersangka Ak, tim Jatanras Polda Sumsel terus berupaya melakukan pengejaran tersangka yang diduga menjadi otak pembunuhan dan perampokan sopir taksi daring "Grab Car" di wilayah Jambi dan daerah lainnya yang diperkirakan menjadi tempat pelariannya, ujarnya.

Menurut dia, sekarang ini sudah tiga dari empat tersangka yang diduga menjadi pelaku pembunuhan dan perampokan sopir Grab itu diamankan.

Pertama kali ditangkap seorang tersangka atas nama Rid di tempat persembunyiannya di Desa Sungai Lanang, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musirawas Utara pada Minggu (11/11).

Kemudian beberapa hari berikutnya diamankan dua tersangka lagi, yakni Fr (16) dan Ac (21), warga Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Musirawas Utara setelah keduanya menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo.

"Satu tersangka lagi yang sekarang ini masih dalam pengejaran diminta untuk segera menyerahkan diri seperti beberapa tersangka lainnya, jika tidak ingin dilakukan tindakan tegas di lapangan," kata AKBP Yoga.

Diketahui, mayat korban ditemukan di areal perkebunan sawit di Desa Muara Lakitan dan Kanan Dapun, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel, Selasa (13/11). Dia dilaporkan hilang oleh istrinya ke Polda Sumsel, Selasa (30/10). Keberadaan korban tak diketahui lagi usai mengantar orderan dari kawasan KM5 menuju KFC Simpang Bandara Palembang sehari sebelumnya.

Dari hasil penyelidikan polisi, korban ditumpangi orang yang menggunakan akun seorang perempuan yang tidak dikenal para pelaku. Dalam perjalanan, korban dicekik dan dihujani pukulan hingga tewas. Dia dan mobilnya dibawa kawanan pelaku ke arah Musi Rawas Utara. Polisi meringkus seorang pelaku dan masih memburu tiga lainnya.

Rekomendasi