Di media sosial viral beredar video terlihat murid mengepung guru dalam kelas. Bahkan guru tersebut terlihat beberapa kali menendang ke arah murid namun tidak kena.
Peristiwa itu ternyata terjadi di SMK NU 03 Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Kepala Sekolah SMK NU 03 Kaliwungu, Muhaidin akan memanggil sejumlah orangtua murid dalam video tersebut. Namun, Muhaidin menyebut aksi itu hanya bercandaan saja.
"Itu hanya guyon saja, jadi dalam kejadian tersebut tidak ada pemukulan atau pengeroyokan siswa terhadap guru," kata Muhaidin dalam keterangannya, Minggu (11/11).
Namun, dia mengakui ulah siswa itu sudah kelewatan. Pihaknya pun akan menyelesaikan tindakan secara internal.
"Kita coba selesaikan secara internal dulu dengan memanggil orangtua murid dan siswa kelas X TKR. Soalnya belum ada tindakan pemukulan dalam video itu. " ujarnya.
Dia menyebut kejadian terjadi pada Kamis (8/11) pukul 13.00. Dimana guru Joko Susilo yang mengajar mata pelajaran Gambar Teknik Otomatif dalam jam pelajaran itu menanyakan kepada muridnya soal kelengkapan peralatan gambar. Namun tidak dijawab. Justru dibalas dengan lemparan kertas ke arah kepala guru.
Kemudian, sejumlah murid tidak merespons akhirnya suasana pecah murid berusaha mengepung guru dan seolah saling tendang seperti dalam dalam video 24 detik yang direkam oleh siswa dan tersebar luas.
Guru yang berusaha menendang dengan mengibaskan buku yang dipegangnya. Gerakan sang guru disambut para siswa dan terlihat seolah saling tendang bahkan sepatu guru terlepas membuat bahan tertawaan siswa.