Kapal motor pembawa kopra dibajak di Inhil, nakhoda hilang usai lompat ke sungai

Kapal motor pembawa kopra dibajak di Inhil, nakhoda hilang usai lompat ke sungai. Dua korban, Mislan alias Ahok berhasil menyelamatkan diri. Sementara temannya, Fauzi terjun ke sungai dan menghilang hingga saat ini masih dicari.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Kapal motor pembawa kopra dibajak di Inhil, nakhoda hilang usai lompat ke sungai
Polisi periksa kapal di Indragiri Hilir dibajak laut. ©2018 Merdeka.com/Abdullah Sani

Empat kawanan bajak laut beraksi di perairan Desa Tekulai dan Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir. Dua korban, Mislan alias Ahok berhasil menyelamatkan diri. Sementara temannya, Fauzi terjun ke sungai dan menghilang hingga saat ini masih dicari.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/10) sekitar pukul 01.00 WIB‎. ‎Saat kejadian, kapal motor bermuatan 10 ton milik Efendy berangkat dari Tekulai Hilir membawa kopra sebanyak 114 karung.

"Kapal ini dinakhodai Fauzi sedangkan Ahok berperan sebagai ABK. Kapal tersebut tujuannya ke PT Pulau Sambu Kuala Enok. Saat di perairan antara Tekulai Hilir dan Tanjung Baru, kapal motor tersebut didekati 1 pompong berisi 4 pria dengan menggunakan penutup muka (sebo)," ujar Christian kepada merdeka.com, ‎Selasa (9/10).

Setelah itu, 3 laki-laki tersebut naik ke kapal motor dan 1 orang menunggu di pompong. Pada saat 3 laki-laki tersebut naik ke kapal motor, kata Christian, nakhoda Fauzi langsung melompat ke sungai.

Seiring dengan hal itu, salah seorang dari laki-laki tersebut mengarahkan pisau ke leher Ahok dan meminta uang. Begitu Ahok mengatakan tidak ada, bajak laut itu menggeledah kapal motor dan mengambil handphone merek Xiaomi 4X warna hitam dan uang Rp 150.000 milik Ahok.

"Kapal motor kemudian dibawa oleh salah satu pelaku ke Sungai Beruang, sementara pompong milik tersangka digandeng dengan kapal motor. Setibanya di Sungai Beruang, kapal motor tersebut diikat di batang nipah dan 4 pelaku langsung meninggalkan Ahok," jelas Christian.

Pompong bajak laut yang membawa kapal rampasannya, mengarah ke Tanjung Irian, dan sekira pukul 08.00 WIB, Ahok berjalan ke tepi sungai untuk mencari bantuan.

"Kebetulan pada saat itu sampan lewat dan saudara Ahok menumpang sampan tersebut menuju Tekulai Hilir, kemudian melapor ke Bhanbinkamtibmas. Hingga saat ini Fauzi belum ditemukan dan pihak Polsek Tanah Merah bersama masyarakat masih melakukan pencarian," pungkas Christian.

Rekomendasi