Musim kemarau kali ini dirasakan sangat menyulitkan warga di Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok. Pasalnya, warga kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi itu sudah mulai terjadi sejak Agustus hingga September.
Toni, warga RT 005 RW 01 mengatakan, saat ini debit air berkurang ketika musim kemarau. Hal itu menyebabkan kekeringan di wilayahnya.
"Sudah sebulan ini, kita kekurangan air kalau nambah sebulan lagi seperti ini enggak tahu lagi seperti apa keadaannya," katanya, Senin (1/10).
Dia pun harus mendalami sumur tanah dengan cara dibor. Dia harus mengebor hingga kedalaman 20 meter untuk mendapatkan air. Namun untuk mendalami sumur memerlukan biaya.
"Sumur milik saya ini, kedalamannya 17 meter harus dibor lagi, biar air tanahnya keluar, tapi kan ngebor harus punya biaya minimal Rp 500 ribu," ungkapnya.
Kesulitan makin dirasakan karena saluran PDAM tidak masuk ke wilayahnya. Sehingga warga memang sangat kesulitan mendapatkan air saat ini.
"Kita tidak berharap juga untuk PDAM, kita mending ngebor tanah saja," katanya.
Dia pun berharap, pemerintah segera membuat sumur artesis sebagai solusi kekeringan di wilayah Ratujaya Kota Depok.
"Saya sih, masih bisa bertahan paling-paling sekarang ada setengah ember per harinya untuk keperluan mandi dan mencuci," paparnya.
Ketua RW 01 Jaelani menuturkan, hampir 50 persen warga di wilayah tersebut mengeluhkan masalah kekeringan. Jumlah KK di RW 01 sekitar 800. "Ya setengahnya mengeluhkan masalah kekeringan ini," katanya.
Dia menjelaskan, karena kekeringan yang melanda, maka warga harus kembali mengebor sumur maupun tanahnya. Warga terpaksa melakukan hak itu agar memperoleh debit air yang berlebih.
"Rata-rata sumur warga itu di kedalaman 12 meter, ini harus dibor lagi sampai 16-18 meter. Sebetulnya ini bisa dilakukan asal warga mau ngebor walaupun biayanya ya cukup mahal," ucapnya.
Agar warga masih bisa mendapatkan air, dia pun memperbolehkan warga mengambil air ke salah satu masjid. Lokasinya tidak jauh dari lokasi RW 1.
"Di masjid ini, sudah ada sumur resapan, dan warga bisa ambil di sini. Sehingga di musim kemarau ini warga tidak mengalami kekeringan banget," tutupnya.