TMMD, Kodim Kediri bangun jalan 1,7 Km dan renovasi 100 rumah tak layak huni

Dengan ini hubungan emosional antara satgas dan masyarakat dapat tercipta. Dampaknya akan terlihat pada keterlibatan masyarakat dua desa tersebut dalam program ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TMMD, Kodim Kediri bangun jalan 1,7 Km dan renovasi 100 rumah tak layak huni
Dandim 0809/Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengundang insan pers Kota Kediri. ©2018 Merdeka.com

Kodim 0809 (Kediri) mendapat kehormatan sebagai salah satu penyelenggara Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang telah memasuki gelaran ke-103 pada tahun 2018 ini. Menurut rencana program ini akan berlangsung selama sebulan, sejak 16 Oktober hingga 15 November 2018. Bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, TMMD ke 103 kali ini mengusung tema 'TNI Manunggal Rakyat dalam mewujudkan Desa yang maju, sejahtera dan demokratis'.

Guna mensukseskan program ini, Dandim 0809/Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengundang insan pers Kota Kediri pada Sabtu 22 September lalu. Bertempat di Makodim 0809/Kediri, Letkol Kav Dwi Agung memberi informasi seputar program TMMD di wilayah binaannya, yakni di desa Jugo dan desa Blimbing, Kecamatan Mojo.

Dandim 0809/Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengundang insan pers Kota Kediri ©2018 Merdeka.com

Ada dua program fisik yang butuh perhatian ekstra yakni pembangunan jalan penghubung Desa Jugo dan Blimbing sepanjang 1,7 km dan renovasi 100 rumah tidak layak huni (RTLH) di kedua desa tersebut. Sebagai Dansatgas program ini, Letkol Kav Dwi Agung menjelaskan kegiatan Pra-TMMD mesti dilakukan sejak awal agar target tercapai.

"Walaupun baru dibuka bulan depan, kegiatan ini sudah dimulai 3 September lalu. Jalan sudah jadi 300 meter (dari 1782 meter yang diperlukan). Kalau hanya dengan waktu satu bulan tidak akan cukup," ujarnya. Apalagi kata Dwi Agung, letak jalan penghubung dua desa itu dinilai cukup ekstrem.

Dandim 0809/Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengundang insan pers Kota Kediri ©2018 Merdeka.com

Pada kesempatan ini Dansatgas juga memberi gambaran teknis pelaksanaan TMMD 103. Terkait dua program fisik di atas, para satgas akan live in (tinggal bersama) masyarakat kedua desa tersebut selama satu bulan penuh. Dengan ini hubungan emosional antara satgas dan masyarakat dapat tercipta. Dampaknya akan terlihat pada keterlibatan masyarakat dua desa tersebut dalam program ini. Usai memberi informasi, Dansatgas mengajak insan pers menuju lokasi TMMD di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo.

Rekomendasi