Polisi kantongi dalang di balik kaburnya tahanan Kepulauan Seribu

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, Iptu Fahmi Amarullah telah mengetahui dalang di balik kaburnya 20 tahanan. Semua itu bakal dibeberkan usai seluruh tahanan ditangkap. Dalang yang dimaksud adalah tahanan yang jadi provokator.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Polisi kantongi dalang di balik kaburnya tahanan Kepulauan Seribu
Tahanan Kabur. shutterstock

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, Iptu Fahmi Amarullah telah mengetahui dalang di balik kaburnya 20 tahanan. Semua itu bakal dibeberkan usai seluruh tahanan ditangkap.

"Provokator masih kita dalami," kata Fahmi saat dihubungi Liputan6.com, Senin (24/9).

para tahanan melarikan diri dengan cara menganiaya Bripda Nanda Agustian. Bripda Nanda dianiaya usai mengantarkan tahanan atas nama Afroni untuk tes urine. Namun pada saat membuka pintu rutan, tiba-tiba tahanan yang ada di dalam mendorong dan memukul Bripda Nanda Agustian.

Polisi telah memeriksa intensif 10 tahanan yang ditangkap. Alhasil, didapatkan beberapa orang yang disebut sebagai provokator. Sebab, orang ini memancing tahanan lain bertindak nekat.

"Indikasi ada beberapa orang (provokator). Cuma kami tidak percaya begitu saja. Kami matengin dulu. Jadinya kami lidik lagi," ujar dia.

Fahmi belum mau membeberkan. Menurut dia, keterangan baru sepihak.
"Kita tidak bisa menyimpulkan. Yang paling bener ketika sudah tangkap semua," ujar dia.

Polres Kepulauan Seribu terus mengejar beberapa tahanan yang kabur. Saat ini dari total 20 tahanan yang melarikan diri. 10 diantaranya berhasil dijebloskan kembali ke penjara.

"Sisanya yang belum tertangkap 10 tahanan lagi," kata dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi