Usai rapat bersama Komisi X DPRI RI, Menpora Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada salah satu cabor eksibisi Asian Games yaitu eSport yang meraih satu medali emas dan satu medali perak. Apresiasi tersebut berupa uang masing-masing Rp 20 juta untuk peraih medali dan piagam penghargaan untuk seluruh tim.
"Terima kasih atas perjuangannya. Ke depan eSports supaya bisa masuk ke pertandingan Asian Games, karena ternyata luar biasa potensi eSport ini. Hari ini coba, meskipun eksibisi Komisi X bersama pemerintah memberikan penghormatan juga. Ini luar biasa," kata Menpora di Ruang Rapat Komisi X Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/9).
Meski tidak mempengaruhi perolehan medali dan klasemen Indonesia di Asian Games, eSports yang diuji coba juga turut membanggakan Indonesia. Di bawah Pelatih Antony Binsar, peraih medali emas di nomor game Clash Royal Ridel Yesaya Sumarandak dan peraih medali perak di nomor game Hearthstone Hendry Koentarto Handisurya mampu berbicara di pentas Asia.
Sementara itu, seluruh tim eSport Indonesia merasa gembira atas perhatian pemerintah, dan akan terus berjuang agar eSport semakin maju dan dapat dipertandingkan di even-even besar internasional, dan berharap Indonesia dapat terus menunjukkan prestasi terbaiknya.
"Terima kasih atas perhatian pemerintah. Iya ini yang kemarin dapat emas tidak bisa datang karena sedang ke Taiwan, saya mewakili. Semoga eSport makin gede dan maju terus. Di SEA Games sudah masuk even medali bukan eksibisi, semoga dipertandingkan," kata atlet eSport, Hendry.