Mobil Toyota Avanza berwarna hitam milik tim investigasi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY menjadi sasaran kejahatan orang tak dikenal, Rabu (5/9). Akibatnya kaca mobil di bagian tengah sebelah kanan tersebut pecah.
Kepala ORI DIY, Budhi Masthuri mengatakan kejadian pemecahan kaca tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 hingga 19.30 WIB. Saat itu mobil tengah terparkir di tepi jalan Kali Boyong.
"Saat itu tim sedang berkoordinasi dengan anggota Komunitas Perempuan Peduli Pelayanan Publik (KP4) di Candibinangun, Sleman, DIY untuk persiapan sosialisasi pada pukul 20.00 WIB," ujar Budhi saat dihubungi, Kamis (6/9).
Budhi menerangkan saat sedang koordinasi itu, pihaknya diberitahu jika mobil milik ORI DIY yang terparkir dipecah kacanya. Saat dicek, ternyata benar kaca mobil sudah dalam keadaan pecah dan ada beberapa barang yang hilang.
"Hilang sebuah tas berisi dompet, handphone dan surat penting milik Asisten Ombudsman RI, Rully Arifah. Kemudian di dalam tas juga ada dokumen. Tetapi belum dipastikan apakah dokumen itu dokumen penting milik ORI atau bukan isi," urai Budhi.
Budhi menambahkan dugaan sementara pemecahan kaca mobil milik ORI DIY ini motifnya pencurian. Tetapi, kata Budhi bisa juga karena motif lainnya.
"Dugaan sementara adalah pencurian, karena ada barang-barang berharga di dalam mobil yang hilang. Meskipun tidak menutup kemungkinan ada motif lain. Saat ini kasusnya sedang ditangani pihak kepolisian," tutup Budhi.