Perempuan misterius masuk kamar sebelum Li Hui ditemukan tewas di Hotel

Kuasa hukum pihak hotel, Freddy mengatakan, dari hasil rekaman CCTV di sekitar kamar 202, tempat korban menginap, terlihat ada seorang wanita yang masuk ke dalam kamar korban.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Perempuan misterius masuk kamar sebelum Li Hui ditemukan tewas di Hotel
Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com

Kasus pembunuhan terhadap perempuan cantik berdarah Tiongkok, Li Hui (30) yang ditemukan penuh luka tusukan di Hotel Timeout, Jakarta Pusat, masih misterius. Polisi belum menemukan titik terang pelaku pembunuhan.

Kuasa hukum pihak hotel Timeout, Freddy mengatakan, korban tak memberikan identitas jelas saat cek in, Kamis (23/8). Pihak hotel juga tidak mengetahui dengan siapa korban menginap.

"Saya juga tidak pasti ya. Kalau pemeriksaan oleh Polres (Jakarta Pusat) ya. Semuanya kan barang bukti ada di Polres ya. Jadi kami juga belum mengetahui lagi ya," katanya di Jakarta Pusat, Selasa (28/8).

Namun, Freddy mengatakan, dari hasil rekaman CCTV di sekitar kamar 202, tempat korban menginap, terlihat ada seorang wanita yang masuk ke dalam kamar korban.

"Kami kemarin cuma lihat sepintas ya. Sisanya diambil Polres. Saya takut juga salah nanti ya apa mungkin satu orang atau dua orang. Kalau tidak salah cewek," ujarnya.

Pihak hotel telah memberikan semua barang bukti yang dibutuhkan polisi untuk penyidikan.

"Kami belum bisa pastikan. Karena data sudah kami sampaikan ke Polres," ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mayat wanita yang ditemukan di Hotel Timeout, Jakarta Pusat, bernama Li Hui. Korban diduga sudah meninggal tiga hari sebelumnya.

"Diduga sudah membusuk selama tiga hari," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/8).

Kepolisian menduga Li Hui ini menjadi korban pembunuhan. Sebab ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

"Ternyata korban ditemukan tergeletak di atas kasur dalam keadaan penuh luka akibat diduga akibat senjata tajam. Setelah itu jenazah korban dikirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk divisum," ujarnya.

Rekomendasi