Menristek Dikti minta kampus permudah biaya kuliah mahasiswa korban gempa

Menristek Dikti minta kampus permudah biaya kuliah mahasiswa korban gempa. Dia tak ingin ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena terganjal biaya kuliah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menristek Dikti minta kampus permudah biaya kuliah mahasiswa korban gempa
Menristek Muhammad Nasir. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) meminta kebijakan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) peduli terhadap mahasiswa kesulitan biaya pasca menjadi korban gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia tak ingin ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena terganjal biaya kuliah.

"Jangan sampai ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena terganjal biaya kuliah. Saya minta kebijakan Rektor mencari celah untuk mengatasi biaya dengan membantu mereka mahasiswa asli NTB yang kuliah di Undip," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir saat menghadiri penutupan Orientasi Diponegoro Muda di stadion Undip, Minggu (12/8).

Menurut Menteri Nasir yang berkoordinasi dengan Kemenko PMK tersebut, Undip harus tetap berkarya dengan memberikan wujud riilnya sebagai contoh memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Jadi jangan berhenti memperhatikan nasib mahasiswa, terutama dari luar pulau yang sedang kesulitan ekonomi karena bencana seperti NTB," terang M Nasir.

Rekomendasi