Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta masyarakat tidak melakukan aksi demonstrasi selama perhelatan Asian Games 2018. Dia ingin masyarakat ikut mensukseskan event internasional ini.
"Saya harapkan teman-teman yang hobinya demo sementara libur dululah. Kita libur dulu, sebulan tidak ada demo lebih bagus ya, nanti dilanjut lagi kalau mau. Kan begitu. Jadi penonton yang sopan, yang baik," ujar Wiranto usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat, Kamis (2/8).
Selain itu, Wiranto juga berharap tidak ada pihak yang membuat ujaran kebencian dan hoaks selama gelaran event olah raga terbesar se-Asia. Pasalnya, event ini berbarengan dengan kontestasi politik yaitu Pilpres 2019.
"Yang tukang bikin hoaks, bikin ujaran kebencian, karena ini ada kaitan dengan kontestasi politik, sementara mengurangi kegiatan yang membuat kegaduhan. Kita kurangi kalau bisa kita kurangkan. Ini event bersama. Mari kita jadikan Asian Games milik bersama," jelasnya.
Akan ada 45 negara peserta Asian Games dengan 17.000 atlet, 7.000 personel media dalam negeri dan internasional serta wisatawan-wisatawan mancanegara. Untuk itu, pemerintah juga telah menyiapkan pengamanan khusus di berbagai titik seperti lokasi wisata dan tempat hiburan.
"Tadi saya catat misalnya kesiapan lokasi itupun banyak, lokasi event, transportasi, tempat hiburan ,tujuan tujuan wisata. Barangkali nanti para supporter dari negara lain tidak hanya lihat Asian Games, tentu pasti menuju ke tempat daya tarik wisata di Indonesia," tutur Wiranto.
Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com