Nelayan tewas usai nyebur ke laut tangkap ikan lepas dari pancingan

Peristiwa itu sendiri terjadi Selasa (31/7) lalu, sekira pukul 18.00. Rahim bersama dengan rekannya sesama nelayan yang juga kelurganya, Mansah (50), pergi memancing ke perairan Pulau Sadau, menggunakan perahu motor.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Nelayan tewas usai nyebur ke laut tangkap ikan lepas dari pancingan
Nelayan tewas. ©2018 Merdeka.com

Rahim (40), nelayan Selumit Pantai, Tarakan, Kalimantan Utara, pagi tadi ditemukan tewas di perairan sekitar pulau Sadau, Tarakan. Tiga hari lalu, dia dilaporkan tenggelam, saat memancing ikan.

Jasad Rahim, ditemukan mengambang di perairan laut itu sekira pukul 10.00 oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat nelayan sekitar, dalam penyisiran yang dimulai pukul 07.00 WITA.

"Sudah, sudah ditemukan sekira jam 10.10 pagi tadi. Lokasinya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi korban dilaporkan (tenggelam)," kata Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Kamis (2/8).

Octavianto menerangkan, temuan jasad korban, lantas dievakuasi untuk kemudian diserahkan ke keluarganya, agar segera bisa dimakamkan. "Operasi SAR ditutup, unsur SAR kembali ke kesatuan masing-masing," ujarnya.

Peristiwa itu sendiri terjadi Selasa (31/7) lalu, sekira pukul 18.00. Rahim bersama dengan rekannya sesama nelayan yang juga kelurganya, Mansah (50), pergi memancing ke perairan Pulau Sadau, menggunakan perahu motor.

"Mereka sedang memasang peralatan pancing. Tidak lama, ada ikan yang berhasil terjerat pancing," terang Octavianto.

Belakangan, ikan yang berhasil terjerat pancing, lalu terlepas. "Korban refleks, ikut melompat mencari ikan yang terlepas dari pancing itu. Tapi, setelah lompat, korban tidak muncul kembali ke permukaan," tambahnya.

Menerima laporan korban, pencarian unsur SAR gabungan dari Basarnas pos SAR Tarakan, BPBD Tarakan serta Polair Tarakan dan juga masyarakat nelayan, dilakukan mulai Rabu (1/8) kemarin. Akhirnya, korban ditemukan pagi tadi.

Rekomendasi