Kementerian Perhubungan menyerahkan lima unit bus air ke Provinsi Sumsel untuk menunjang transportasi sungai. Bus air buatan dalam negeri ini seharga Rp 2,2 miliar per unit.
Penyerahan langsung diberikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin di pelataran Benteng Kuto Besak tepatnya di pinggiran Sungai Musi Palembang, Rabu (1//8). Bantuan terdiri dari tiga unit untuk Pemkot Palembang, dua unit diberikan masing-masing kepada Pemprov Sumsel dan Pemkab Banyuasin.
Menhub Budi Karya Sumadi menginginkan daerah perairan dapat dikoneksikan dengan transportasi air. Apalagi, Sumsel dikenal sebagai salah satu daerah perairan terluas yang memerlukan modal transportasi sungai yang aman.
"Bus air ini untuk membuat Sungai Musi lebih indah, juga memudahkan masyarakat perairan. Saya ingin dikoneksikan dengan daerah perairan," ungkap Budi.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, bus air tersebut buatan anak bangsa yang diproduksi di Batam, Kepulauan Riau, selama enam bulan. Secara ekonomi, masing-masing bus seharga Rp 2,2 miliar.
"Speknya sangat tinggi, panjang 12 meter, lebar 3 meter, dan kapasitas 20 penumpang. Bus air ini asli buatan dalam negeri," ujarnya.
Menurut dia, untuk sementara bus air itu diperuntukkan dalam menunjang transportasi Asian Games 2018. Setelah itu barulah digunakan untuk umum secara komersil.
"Tarifnya saya minta lebih murah, dari Banyuasin ke Palembang bisa dibawah Rp 100 ribu. Untuk jelasnya kita serahkan ke Dishub masing-masing," ucapnya.