Kenal dengan adik nenek Jeane, begini cerita pelaku habisi korban

Rumah itu selama ini dihuni adik korban. Di hari nahas tersebut, kebetulan sedang pergi ke gereja. Saat masuk ke dalam rumah, ternyata nenek Jeane masih berada di rumah. Saat itu, lanjutnya, korban berteriak meminta tolong karena ada orang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Kenal dengan adik nenek Jeane, begini cerita pelaku habisi korban
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Tiga orang pembunuh nenek Jeane Setyadi (78) sudah ditangkap. Sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran.

Hasil pemeriksaan sementara, MIF, pelaku yang diketahui sebagai eksekutor, ternyata memang kenal dengan salah satu keluarga korban.

"Memang benar awal mulanya bahwa sebenarnya pelaku ini MIF kenal dengan keluarganya, dengan adik dari korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/7).

Argo menjelaskan, awal mula pembunuhan itu. Saat itu, dua pelaku berinisal MIF dan RU yang masih diburu berencana mencuri rumah korban saat kosong. Rumah itu selama ini dihuni adik korban. Di hari nahas tersebut, kebetulan sedang pergi ke gereja.

"Pada saat adiknya berangkat naik taksi ke gereja, si tersangka melihat bahwa sudah merasa kosong rumah. Dia memang niat mencuri. Dia melompat pagar si MIF, kemudian RU menunggu di luar," ujarnya.

Selanjutnya, kata Argo, saat masuk ke dalam rumah, ternyata nenek Jeane masih berada di rumah. Saat itu, lanjutnya, korban berteriak meminta tolong karena ada orang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya.

"Karena berteriak dan takut ketahuan warga, kemudian mengambil gelas dipukulkan ke korban. Kemudian dia minta besi kepada temennya yang ada," jelas dia.

Seperti diketahui, nenek Jeanne ditemukan tewas di kediamannya, di Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/5) lalu.

Rekomendasi