Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman dikabarkan ikut dalam perhelatan calon legislatif di DPR RI. Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Riau ini kalah dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah Riau sebagai petahana.
Saat dikonfirmasi, Koordinator Partai Golkar Wilayah Riau, Idris Laena membenarkan kabar tersebut. Dia memastikan kabar Arsyadjuliandi (Andi) Rachman maju pada Pemilihan legislatif untuk kursi DPR RI Dapil Riau itu.
"Iya, pak Andi Rachman dan beberapa tokoh lain akan maju dari dapil Riau I pada pileg mendatang," sebut Idris, Selasa (17/7).
Selain Andi Rahman, ada beberapa tokoh politik di Riau juga ikut maju menuju legislatif Senayan itu. Dikatakan Idris, DPP Partai Golkar sudah menerima berkas Andi Rachman untuk kembali nyaleg DPR RI.
Sebab, sebelum jadi Gubernur Riau, Andi juga pernah duduk sebagai anggota DPR RI dari Riau dengan perahu Golkar. Padahal, masa jabatan Andi Rahman sebagai Gubernur riau masih tersisa 6 bulan lagi, yakni hingga awal Februari 2019.
Sejumlah politisi juga dari partai Golkar, seperti yakni Emalia Natar, Rini Rahmadani dan beberapa nama lainnya.
Idris mengatakan majunya Andi menjadi keuntungan sendiri bagi Partai Golkar. Dengan basis yang dimilikinya, Andi akan menjadi magnet yang bisa menambah suara partai pada Pileg nanti.
Untuk di DPR, Idris menyampaikan bahwa Golkar menargetkan tiga kursi dari 13 kursi tersedia untuk Riau. Dengan kekuatan Golkar saat ini, dia optimis bisa mencapai target tersebut.
Sebelumnya, Andi rahman ikut dalam bursa Pilkada Riau 2018. Itu diikuti empat pasangan calon yakni Syamsuar-Edy Nasution nomor urut 1 yang diusung partai NasDem, PAN dan PKS. Kemudian paslon Lukman Edy-Hardianto nomor urut 2 diusung partai PKB dan Gerindra.
Lalu Firdaus-Rusli nomor urut 3 dari partai Demokrat dan PPP, serta yang terakhir Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno nomor urut 4 diusung partai Golkar, PDIP dan Hanura.
Berdasarkan rekapitulasi KPU Provinsi Riau, pasangan Syamsuar-Edy Nasution dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Riau. Kedua pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih itu akan dilantik pada Februari 2019 mendatang.