Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah didampingi Kepala Pusat PP-PON Suryati membuka Pendidikan dan Latihan Pemberdayaan Pemuda di Auditorium Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (5/7). Pembukaan ditandai dengan ketok palu oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda, dilanjutkan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta.
Faisal menjelaskan diklat ini bertujuan untuk membangun integritas, etos kerja, kegotongroyongan, dan kemandirian pemuda melalui pengembangan kewirausahaan. Menurutnya, zaman berubah dengan cepat termasuk kondisi bangsa pasca reformasi. Maka dari itu kata dia, perubahan tersebut menuntut kesiapan dan kesigapan komponen bangsa, salah satunya generasi muda.
"Pertama, saya optimis PP-PON akan berhasil menjadi pusat pemberdayaan pemuda dan olahraga, langkah-langkah Ibu Kapus saya apresiasi dan dukung. Kedua, untuk para peserta kalian hadir di sini sebagai generasi muda yang membanggakan, generasi pelanjut, generasi milenial, pemimpin di hari esok," tambahnya.
Kegiatan diklat ini merupakan salah satu dari serangkaian yang akan dilaksanakan PP-PON tahun 2018. Langkah awal ini diprioritaskan guna menyiapkan 200 pemuda untuk menyelaraskan gerakan revolusi mental agar berkarakter unggul, memiliki integritas, dan menjadi pelopor mandiri berjiwa wirausaha muda yang berdaya saing.
"Kami laporkan, bahwa diklat ini selama tiga hari dengan narasumber yang kompeten guna mencetak generasi muda yang berkarakter dan mandiri berjiwa wirausaha," kata Kapus PP-PON Suryati dalam laporannya.