Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko membantah lembaganya menjadi alat untuk memenangkan Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Menurutnya, KSP tidak terlibat dalam politik praktis.
"Oh ndak, ndak, ndak. KSP tidak terlibat dalam politik praktis, itu adalah politik praktis," ujar Moeldoko saat ditemui di Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (3/7).
Moeldoko menjelaskan, KSP hanya bertugas mengelola isu strategis dan melakukan komunikasi politik pemerintahan dalam arti yang lebih luas. "Bukan dalam konteks politik praktis, tetapi memonitor, evaluasi proyek-proyek strategis nasional. Jadi enggak ada itu kaitannya dengan pemenangan dan seterusnya," dia menegaskan.
Dalam kesempatan ini, Moeldoko juga berpesan kepada masyarakat cerdas dalam memilih calon pemimpin.
"Saya pikir saran saya pilih pemimpin yang baik, yang teruji, berani mengambil risiko, take risk. Jangan hanya jadi pemimpin yang berani jadi presiden, tapi tidak banyak berbuat, kan begitu," ucap Moeldoko.
"Pemimpin itu harus take risk, mengambil risiko, tidak hanya memikirkan dirinya, tapi kerja keras dan masa depan," imbuhnya.
Sebelumnya, banyak yang menilai keberadaan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) hanya sebagai alat politik Jokowi. Tudingan tersebut rata-rata berasal dari kelompok oposisi.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com