Khairul: Tarakan harus jadi smart city

Dirinya menyampaikan, ada beberapa indikator yang akan mereka perhatikan untuk membangun smart city, antara lain sektor kehidupan masyarakat, ekonomi dan lingkungan.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Khairul: Tarakan harus jadi smart city
Calon Wali Kota Tarakan Khairul-Effendhi. ©2018 Merdeka.com/Istimewa

Calon Wali Kota Tarakan nomor urut dua, Khairul menegaskan, Ia bersama Effendi Djuprianto bakal membangun Kota Tarakan menjadi smart city apabila terpilih menjadi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018-2023.

Dirinya menyampaikan, ada beberapa indikator yang akan mereka perhatikan untuk membangun smart city, antara lain sektor kehidupan masyarakat, ekonomi dan lingkungan.

"Tarakan harus jadi smart city, kota yang cerdas, dengan indikator utama.smart living kehidupan yang mudah, smart people, smart ekonomi, lingkungan yang baik untuk sekarang dan masa yang akan datang. Juga smart community," kata Khairul dalam debat publik calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan, Selasa (19/6).

Selain itu, dirinya bersama Effendi juga ingin membangun demokrasi yang berkualitas di kota berjuluk Paguntaka tersebut. Demokrasi yang kuat ini diawali dengan pembangunan manajemen perubahan melalui revolusi mental.

"Dengan revolusi mental akan ada kinerja birokrasi yang tinggi, kedua, kita tata organisasi. Akan kita bikin organisasi yang miskin struktur tapi kaya fungsi," jelasnya.

Selanjutnya, penatanan perundang-undangan juga diperlukan untuk membangun demokrasi yang berkualitas di Kota Tarakan. Tujuannya, agar tidak ada peraturan yang tumpang tindih antara yang satu dengan yang lainnya.

"Yang keempat sumber daya manusia, menciptakan aparatur yang bisa kompeten mengelola birokrasi yang baik. tanpa aparatur yg baik kita tidak bisa mengelola pemerintahan yang baik.

Terakhir, demokrasi yang berkualitas juga bisa tumbuh dengan adanya pengawasan yang efektif di lingkungan pemerintah daerah.

"Tanpa pengawasan yang baik kita tidak bisa, pengawasan internal pemerintah harus diperkuat agar lebih baik. Juga memperbaiki akuntabilitas. Kedelapan layanan publik kita harus perbaiki ke depan," tuntasnya.

Rekomendasi