Menag sebut 200 mubalig masukan masyarakat agar ceramah tak meresahkan

"Memang kami mendapatkan masukan dasar dari mereka yang meminta itu adalah karena mereka tidak ingin ceramah keagamaan diisi dengan hal-hal yang justru bisa berpotensi menimbulkan keresahan di tengah umat. Itulah mengapa kemudian mereka meminta kepada kami," kata Lukman.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Menag sebut 200 mubalig masukan masyarakat agar ceramah tak meresahkan
Pengumuman hasil Sidang Isbat 1 Ramadan. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, meluruskan tujuan kementeriannya merilis 200 nama ulama yang direkomendasikan sebagai penceramah. Keputusan yang dirilis pada Jumat (18/5) lalu menuai pro dan kontra.

Sebenarnya, kata Lukman, tujuan kementeriannya merilis 200 nama mubalig tersebut untuk menghindari pengajian yang disusupi politik atas masukan yang datang padanya. Sebab hal yang demikian justru meresahkan masyarakat

"Memang kami mendapatkan masukan dasar dari mereka yang meminta itu adalah karena mereka tidak ingin ceramah keagamaan diisi dengan hal-hal yang justru bisa berpotensi menimbulkan keresahan di tengah umat. Itulah mengapa kemudian mereka meminta kepada kami," kata Lukman di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (22/5).

Lukman menyebut 200 nama mubalig yang diumumkan adalah permintaan masyarakat, perguruan tinggi, pengurus masjid yang disampaikan lewat ormas Islam.

"Dari sejumlah pengurus masjid yang ada. Ada dari perguruan tinggi juga yang kami minta nama-nama penceramah. Jadi kami dapatkan nama-nama itu pun dari masyarakat itu sendiri. Melalui ormas-ormas Islam, melalui takmir masjid. Lalu kemudian kami himpun, dan kami sampaikan dalam bentuk rilis itu," ungkap Lukman.

Rekomendasi