Terduga teroris di Cianjur anggota JAD & ikut pelatihan semi militer di Sukabumi

4 Teroris di Cianjur tersebut berencana menyerang Mako Brimob.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Terduga teroris di Cianjur anggota JAD & ikut pelatihan semi militer di Sukabumi
Kadiv Humas Mabes Polri. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Empat terduga teroris yang ditembak mati di Cianjur, Jawa Barat, merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulat (JAD) Jabodetabek. Keempatnya, ikut dalam latihan semi militer di Sukabumi dan berencana melakukan penyerangan di Jakarta dan Mako Brimob Depok, Jawa Barat.

"Mereka melakukan latihan semi militer di Sukabumi dalam rencana melakukan serangan. Mereka anggota JAD Jabodetabek yang dipimpin K dan M, keduanya sudah menjadi napi," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Minggu (13/5).

Sebelumnya, anggota Densus 88 mendapatkan informasi intelijen ada sekelompok orang yang menuju Mako Brimob untuk melakukan penyerangan. Pelaku telah diikuti dari Sukabumi sampai di terminal Pasirhayam, Cianjur, hendak kabur dan melakukan perlawanan.

Empat pelaku diidentifikasi sebagai Batti Bagus Nugraha, Dwi Cahyo Nugroho, Agus Riyadi, dan Haji Saputra. Setyo menuturkan pelaku merupakan sel tidur JAD. Pihaknya masih melakukan analisa apakah mereka 'terbangun' akibat peristiwa kerusuhan Rutan Salemba Cabang Mako Brimob.

"Mereka sel tidur yang bangun menjelang ramadhan dan menjelang lebaran," kata dia.

Setelahnya, polisi juga menangkap dua orang terduga teroris yang terlibat dengan empat pelaku ini. Satu orang berinisial G diamankan di Sukabumi, dan M diamankan di Cikarang.

"Petugas melakukan pengejaran dan menangkap kembali seorang atas nama G di Sukabumi dan satu orang lagi M di Cikarang bekasi," terang Setyo.

Rekomendasi